Atasi Kekeringan, BMH Salurkan Air Bersih di Kalipare

  • 17-07-2019 / 16:39 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Atasi Kekeringan, BMH Salurkan Air Bersih di Kalipare ANTRE AIR BERSIH: Warga desa Puthukrejo mengantre air bersih dengan menggunakan jurigen.

MALANG- Musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan beberapa daerah di kabupaten Malang mengalami kekeringan, termasuk diantaranya di Dusun Krajan 3 Desa Puthukrejo Kecamatan Kalipare. Hampir semua sumur warga di dusun yang mayoritas masyarakatnya hidup dari bertani tidak tidak ada airnya.

Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayatullah, Perwakilan Jawa Timur gerai Malang merespon kesulitan warga untuk mendapatkan air bersih, dengan menyalurkan ribuan liter air bersih demi memenuhi kebutuhan hidup warga Desa Puthukrejo yang digelar di halaman TPQ Sholahuddin Dusun Krajan 3 Desa Puthukrejo Kecamatan Kalipare, Selasa (16/7).

Manajer Prodaya BMH, Jatim Imam Muslim mengungkapkan, bahwa lembaganya pada pekan ini menyalurkan air bersih serentak di beberapa daerah yang mengalami kekeringan termasuk salah satunya di kecamatan Kalipare.

 

 

Pria kelahiran Ponorogo itu menjelaskan, sudah ada beberapa desa di kabupaten Malang yang mengajukan permohonan air bersih ke lembaganya, namun baru satu desa yang baru tercover. "Ada beberapa tokoh masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan air bersih, pekan ini kami baru bisa mulai menyalurkan di desa Puthukrejo tepatnya di dusun Krajan 3." kata Muslim.

Puluhan warga sangat antusias dan bersyukur atas datangnya bantuan air bersih dari Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah. Pasalnya, selama ini seluruh tandon dan sumur memang sudah tidak ada airnya. "Seluruh sumur di kampung sini, kering," ungkap Nur Syamsiah, warga penerima air bersih.

Sementara itu, manajer BMH Jatim gerai Malang Sony Abdul Karim, S.PdI menambahkan, pihaknya akan memberikan kecukupan dan ketersediaan air bersih di dusun Krajan 3 terutama di tandon Air Masjid Sholahuddin supaya mencukupi kebutuhan bersuci bagi warga dusun tersebut, terutaman untuk melaksanakan salat sampai dengan musim hujan tiba."Kebutuhan air untuk jamaah di Masjid Sholahuddin kita suplai sampai minimal tiga bulan kedepan, atau sampai datangnya musim hujan." tandasnya.

Pria yang akrab disapa Karim tersebut menjelaskan, ada keterbatasan di lembaganya untuk memenuhi kebutuhan air bersih secara menyeluruh namun pihaknya akan tetap berusaha maksimal, supaya pendistribusian air bersih bisa merata diterima kepada warga yang tinggal di daerah yang mengalami kekeringan. (mp3/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ian
Fotografer : ian

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU