Kota Batu Butuh Banyak Pramuwisata Berlisensi

  • 17-07-2019 / 18:04 WIB
  • Kategori:Batu
Kota Batu Butuh Banyak Pramuwisata Berlisensi MUSDA: HPI Jatim menggelar Muda ke-7 selama dua hari di Hotel Purnama Batu, Rabu (17/7) kemarin.

BATU – Tingkatkan profesionalitas pramuwisata, Himpunan pramuwisata Indonesia (HPI) Jawa Timur dan Dinas Pariwisata Kota Batu menargetkan minimal 10 pramuwisata tersertifikasi setiap tahun.

Hal itu dibahas dalam musyawarah daerah (Musda) HPI Jawa Timur di Hotel Purnama Kotab Batu, Selasa (17/7) hingga Rabu (17/7) kemarin. Dalam Musda ke tujuh tersebut, pengembangan potensi desa wisata, pemberdayaan masyarakat melalui dunia pramuwisata, hingga pentingnya sertifikasi dan lisensi bagi pramuwisata atau tour guide. 

Khususnya untuk Kota Batu, Ketua DPC HPI Kota Batu, Ilham Adilia menegaskan, permasalahan utama yang dibahas adalah sertifikasi dan lesensi bagi pramuwisma di Kota Batu yang masih minim. Serta pemberdayaan masyarakat melalui dunia pramuwisata dalam pengembangan desa wisata.

 

 

"Profesionalitas pramuwisma di Kota Batu menjadi salah satu pembahasan. Pasalnya Kota Wisata Batu sebagai destinasi wisata di Jawa Timur masih minim sekali pramuwisata yang tersertifikasi dan terlisensi," ujar Ilham kepada Malang Post, Rabu (17/7) kemarin.

Ia menerangkan, saat ini pramuwisata yang masuk dalam anggota HPI Kota Batu atau telah memiliki sertifikat dan lisensi ada 34 orang.Mereka yang sudah profesional masih sangat sedikit.

"Karena itu setiap tahunnya dengan bekerja sama dengan Disparta Kota Batu kami menargetkan minimal 10 orang untuk mengikuti sertifikasi dan lisensi. Dengan begitu tour guide atau pramuwisata di Kota Batu memiliki standar dalam pelayanan kepada wisatawan," bebernya.

Selain itu, untuk pemberdayaan masyarakat melalui dunia pramuwisata dalam pengembangan desa wisata juga menjadi priorotas bagi HPI. Hal itu juga sesuai dengan visi Kota Batu desa berdaya kota berjaya.

"Jadi selain sertifikasi dan lisensi. HPI bekerja sama dengan Disparta melakukan pendampingan bagi masyarakat desa untuk peningkatan SDM. Tujuannya agar dapat mengembangkan potensi wisata desanya," papar laki-laki yang akrab disapa Uyak ini. (eri/aim)

  • Editor : aim
  • Uploader : slatem
  • Penulis : eri
  • Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI