Warga Siapkan Ongkek untuk Kasada

  • 17-07-2019 / 22:46 WIB
  • Kategori:Kabupaten, Destinasi
Warga Siapkan Ongkek untuk Kasada

MALANGPOSTONLINE.COM - Selain Mendak Tirta, tradisi yang dimiliki masyarakat Suku Tengger memang unik untuk dinikmati para wisatawan Gunung Bromo. Ongkek salah satu lelabuhan atau persembahan yang akan dilabuh ke Kawah Gunung Bromo saat upacara Yadnya Kasada. Ongkek dibuat oleh Ngadiyono Kepala Adat Desa Baledono, Dusun Purwono, Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/7/19). Ngadiono beserta adiknya Subandi membuat lelabuhan ongkek dengan berbagai macam isi, seperti palawija, jajanan pasar, rokok hingga kopi.

Tradisi membuat Ongkek ini dilakukan satu hari sebelum upacara Yadnya Kasada keesokan harinya yaitu pukul 04.00 pagi, Kamis (18/7). Ngadiono menjelaskan kalau pembuatan Ongkek ini sudah menjadi tradisi sebagai pengganti anak dari kisah Joko Seger dan Roro Anteng yang dipersembahkan untuk Gunung Bromo,

" Ongkek ini sebagai pengganti anak ke 25 dari Joko Seger dan Roro anteng," terangnya. Kepala adat tersebut juga menambahkan, bahwa Ongkek ini nantinya akan dilabuh serentak dari desa lain di puncak Gunung Bromo.

Tradisi membuat ongkek ini dilakukan warga Suku Tengger dari segala penjuru. Mulai dari Ngadas Kabupaten Malang, Tosari Pasuruan hingga suku Tengger yang berada di Probolinggo.

60 Persen Warga Ngadas Ikuti Kasada

Upacara Yadnya Kasada juga diikuti oleh warga Desa Ngadas. Tahun ini warga yang ikut upacara adat tersebut mencapai 513 KK.

 

 

"60 persen warga kami ikut ritual adat Yadnya Kasada. Mereka berangkat sejak siang tadi. Sampai sekarang yang sudah terdata sekitar 513 KK," kata kades Ngadas Mujianto.

Dia mengatakan warga suku Tengger ikut upacara Yadnya Kasada untuk memohon kebaikan.

"Harapannya ya  diberi kesuburan tanahnya dan diberi keamanan dari bahaya Gunung Bromo," ungkapnya.(rup/ira/ary)

Editor : Ary
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU