Warga Kaget Dengar Suara Gemuruh di Langit, ini Penjelasan TNI AU

  • 19-07-2019 / 00:39 WIB
  • Kategori:Malang, Kabupaten
Warga Kaget Dengar Suara Gemuruh di Langit, ini Penjelasan TNI AU Foto-foto: Istimewa/TNI AU.

MALANG – Kamis (18/7) malam sekitar pukul 19.00 WIB, terdengar suara gemuruh di langit wilayah Malang timur. Khususnya daerah sekitar Pakis, Tumpang, Poncokusumo dan Wajak. Suaranya terdengar cukup keras, bahkan dirasa sangat dekat di atas rumah warga.

“Suaranya seperti pas di atas atap rumah, saya dengar sudah dua kali ini lewat, kaget dan serem juga dengarnya, semoga tidak ada apa-apa. Sepertinya suara pesawat yang terbang rendah banget,” ungkap Rizka Alfia, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Wajak.

Ternyata memang benar, itu adalah suara pesawat tempur yang tengah berlatih di kawasan Lanud Abdurahman Saleh, Pakis. Hal ini bisa dipastikan berdasarkan rilis akun twitter resmi TNI Angkatan Udara. Diposting beberapa jam lalu, saat latihan tempur berlangsung.

“Bagi Airmen di Malang dan sekitarnya, jangan kaget jika mendengar gemuruh di langit saat ini. Para prajurit TNIAU sedang menyimulasikan serangan udara langsung untuk operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara (OP3U) oleh pasukan para komando,” cuit akun TNI Angkatan Udara.

Macam-macam respon warga membaca cuitan dari akun resmi TNI AU tersebut. Mulai dari komentar yang lucu, hingga yang serius. “Pantesan, adekku takut dikira lg ada perang dong,” sebut pemilik akun sebutsajakaktus @heipencuri.

“Makanya kaget tumben malam malam ada suara pesawat, padahal jauh dari bandara, dan ternyata eng ing eng,” sahut pemilik akun Slamet Septiono @tioyes88. “Semangat bapak2 TNI AU! Semoga lancar latihannya,” ungkap pemilik akun Liz @LizSholihah.

Aksi ‘riwa-riwi’ pesawat tempur di atas Bumi Arema ini adalah bagian dari latihan puncak Angkasa Yudha 2019.  Latihan terbesar TNI AU dalam dua hari terakhir ini menjadi ajang uji coba sejumlah alat utama sistem senjata (Alutsista) canggih milik penjaga langit nusantara.

 

 

 

Sedikitnya 2.000 prajurit dilibatkan dalam latihan yang digelar sejak 17 Juli hingga 24 Juli ini. Ada 70 pesawat dari 18 skuadron dilibatkan untuk bermanuver di langit Jawa Timur. Melalui Lapangan Udara Militer Iswahjudi Magetan, Lanud Muljono Surabaya serta Lanud Abdurahman Saleh Malang.

Selain mengerahkan beragam jenis pesawat dilakukan pula penerjunan Pasukan Khas TNI AU untuk melakukan inflitrasi dan pengendalian tempur. Pasukan khas akan menentukan wilayah aman untuk penerjunan pasukan dalam operasi lintas udara seperti yang terjadi di Malang, Kamis (18/7) malam. (bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : Buari
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU