Latihan Angkasa Yudha 2019

Dua Jam Lanud Abd Saleh Diduduki Musuh

  • 19-07-2019 / 19:22 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Dua Jam Lanud Abd Saleh Diduduki Musuh TERLUKA: Petugas dari Yonkes AU tampak serius menangani prajurit yang terluka di latihan Angkasa Yudha 2019 TNI AU, yang disaksikan langsung oleh KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

PAKIS– Lanud Abd Saleh diserang musuh dan berhasil dikuasai aset milik TNI AU tersebut pada Jumat (19/7). Tentu saja, hal ini tidak membuat jajaran anggota TNI AU diam. Dengan strategi yang jitu, anggota TNI AU pun berusaha merebut kembali Lanud Abd Saleh dari tangan musuh. Dengan kerja sama yang bagus, anggota Lanud Abd Saleh bersama dengan anggota TNI AU lainnya merebut kembali pangkatan tersebut.

Para anggota TNI AU masuk ke Lanud Abd Saleh melalui udara. Mereka terjun, dari pesawat Hercules milik Skadron 32 Lanud Abd Saleh. Sesuai strategi yang sudah ditetapkan, mereka pun langsung masuk dan melakukan penyerangan. Baku tembak pun terjadi antara anggota TNI AU dengan musuh. Bahkan, beberapa kali terdengat suara ledakan. Akibat dari baku tembak ini, puluhan prajurit TNI AU terluka.

Saat itulah, anggota Yonkes TNI AU yang ada di lokasi bergerak, dengan memberikan pertolongan. Seluruh prajurit yang terluka dibawa ke tenda siaga untuk mendapatkan perawatan. Namun, anggota yang lukanya cukup parah oleh petugas langsung dilarikan ke rumah sakit. Baik itu di RS dr Munir Lanud Abd Saleh, maupun di rumah sakit terdekat lainnya.

 

 

Sementara di luar tenda, suara tembakan terus bersahutan. Hingga sekitar 2 jam, suara tembakan itu tak lagi terdengar. Dan itu juga menjadi tanda, bahwa Lanud Abd Saleh telah berhasil dikuasai kembali.

Perang merebut kembali Lanud Abd Saleh ini tentu saja bukan kejadian sebenarnya. Aksi baku tembak antara anggota TNI AU dengan musuh ini merupakan rangkaian latihan Angkasa Yudha TNI AU tahun 2019. Kendati hanya latihan, tapi kegiatan ini dilihat langsung oleh KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Kepada wartawan, Yuyu mengatakan, simulasi yang digelar ini untuk melatih respon dan kecepatan anggota TNI AU. Lantaran itulah, meskipun hanya latihan, para petugas tetap harus bersungguh- sungguh dan profesional.

Tidak terkecuali anggota Yonkes TNI AU. Mereka yang baru dibentuk tiga bulan lalu, harus menunjukkan kesiapannya saat menghadapi situasi seperti Jumat pagi. Dan dia pun bangga, meskipun tidak sempurna 100 persen, namun anggota Yonkes TNI AU ini terlihat sangat sigap. Mereka juga profesional dalam menangani pasien atau prajurit yang terluka.

Menurut Yuyu, latihan Angkasa Yudha tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar TNI AU setiap tahun. Dalam latihan itu, seluruh kemampuan TNI AU dikeluarkan, termasuk aset pendukung. Latihan ini digelar sebagai upaya untuk mengetahui kemampuan dan kekuatan milik TNI AU. ”Dari sini nanti bisa dilihat. Kemampuan TNI AU. Mana yang butuh dikembangkan, mana yang tidak. Intinya, melalui latihan ini, kami bisa melihat keseiapan anggota dalam menjalankan tugas, terutama tugas operasi,’’ ungkapnya.

Dalam latihan ini, selain diikuti anggota Lanud Abd Saleh juga diikuti anggota Lanud  lainnya. ”Latihan ini melibatkan 18 Skadron se Indonesia dengan total ada 80 pesawat yang terlibat,’’ ucapnya.

Pesawat yang dilibatkan adalah jenis pesawat angkut dan pesawart tempur. Dia juga mengatakan, untuk Latihan Angkasa Yudha puncaknya akan digelar di AWR Pandanwangi Lumajang pada Rabu (24/7) mendatang, yaitu latihan Fire Power Demo (FPD). (ira/udi)

Editor : ira
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU