Main Korek, Anak Lima Tahun Bakar Toko

  • 20-07-2019 / 14:16 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Main Korek, Anak Lima Tahun Bakar Toko PADAMKAN API: Petugas dibantu warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah sekaligus toko onderdil motor.

MALANG - Jangan biarkan anak bermain korek api. Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Raya Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Sabtu (20/7) bisa menjadi pelajaran. Rumah sekaligus toko onderdil sepeda motor milik Khuludin, 42 tahun, nyaris ludes terbakar.

Api berasal dari korek api yang dibuat mainan oleh, Luki, 5 tahun, anak korban. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran itu lumayan besar, mencapai Rp 150 juta. Pasalnya selain bangunan, juga beberapa onderdil motor yang menjadi dagangan ikut ludes terbakar.

"Bangunan yang terbakar di lantai dua. Penyebabnya dari korek api yang digunakan membakar kertas oleh anak pemilik rumah," ujar Kapolsek Wonosari, AKP Triwik Winarni. 

 

 

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00. Bermula dari Luki, anak korban yang bermain korel api di lantai dua rumahnya. Luki tanpa pengawasan orangtuanya, membakar kertas.

Padahal di lantai dua rumahnya, banyak barang dagangan onderdil yang mudah terbakar. Akibatnya, api dari kertas yang dibakar itu, merambat ke barang mudah terbakar hingga menimbulkan api yang besar.

Luki yang melihat api bertambah besar, langsung berlari sembari berteriak. Riati, 50, warga sekitar yang melihat ada kobaran api, langsung berteriak kebakaran. Warga sekitar yang mendengar lantas berdatangan.

Sebagian warga membantu memadamkan api dengan air seadanya. Warga lainnya ada yang membantu mengeluarkan barang dagangan dari dalam toko, karena takut api bertambah besar. Sedangkan sebagian warga lain, melaporkan ke Polsek Wonosari yang kemudian menghubungi PMK Kabupaten Malang.

Tiga unit armada PMK Kabupaten Malang dikerahkan ke lokasi. Setelah sekitar satu jam bersusah payah, akhirnya api berhasil dipadamkan. Namun sebagian bangunan rumah, terutama lantai dua sudah ludes terbakar.

"Saksi-saksi yang mengetahui sudah kami minta keterangan. Sumber api memang dari korek api yang dibuat mainan, namun kami juga terus mendalaminya," jelasnya.(agp/feb)

  • Editor : feb
  • Uploader : slatem
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI