Hari Bhakti Adhyaksa 2019

Pembuktian Perkara di Meja Hijau

  • 21-07-2019 / 00:30 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Pembuktian Perkara di Meja Hijau Sucihana SH

TAK terlintas cita-cita menjadi seorang jaksa. Tapi Sucihana SH akhirnya menjadi bagian dari Korps Adhyaksa. Ia kini bertugas sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen. Adu argumen dengan pengacara terdakwa dalam persidangan merupakan tantangan sekaligus pengalaman serunya.

Sucihana SH berkarir sebagai jaksa sejak tahun 2008 lalu. Ketertarikan dan pengalamannya mendalami ilmu hukum akhirnya membawanya menjadi penegak hukum. Selepas kuliah, dia

mendaftar kerja di instansi kejaksaan hingga akhirnya menjadi jaksa.

Tekadnya bulat di kejaksaan karena ingin menyalurkan ilmu hukum yang dimiliki. "Dari situlah saya akhirnya lebih mengenal peran jaksa. Terutama dalam pelaksanaan dan penegakkan hukum," ujarnya.

Menurutnya, jaksa adalah penegak hukum yang menentukan layak tidaknya perkara diajukan ke persidangan. Sehingga dituntut harus benar-benar menjadi penyaring dan menghindari kriminalisasi.

Selain itu, jaksa juga harus menjadi pelopor dalam memberantas korupsi. Sebab, jaksa juga memiliki peran sebagai penyidik, sekaligus penuntut umum khusus dalam perkara korupsi.

"Sehingga saya menganggap bahwa peran jaksa sangatlah sentral dalam penegakkan hukum. Hal itulah yang akhirnya juga menjadi motivasi saya bertugas sebagai jaksa," tuturnya.

Selama 11 tahun berkarya di lingkup kejaksaan, ada banyak kesan menarik yang selalu diingat dan direfleksinya. Salah satunya ketika pembuktian perkara di depan meja hijau atau dalam persidangan. Sebagai jaksa dia harus meyakinkan majelis hakim, tentang perbuatan pidana seorang terdakwa.

Dalam pembuktian itu, tak jarang dia selalu berdebat dan beradu argumen dengan pengacara terdakwa. "Saat beragumen itulah, yang menjadi tantangan bagi saya. Apabila pada putusan akhir, pertimbangan saya yang diambil oleh hakim, ada sebuah rasa kebanggaan tersendiri yang saya dapatkan," ungkap dia.

Peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa tahun 2019 ini, Suci mengatakan menjadikan motivasi untuk mengingat kembali peran sentral jaksa. Termasuk lebih meningkatkan pengetahuan untuk mengimbangi perkembangan yang ada di masyarakat, sehingga jaksa mampu menjawab tuntutan perkembangan tersebut.

Suci berpesan kepada generasi muda yang ingin mengabdi di kejaksaan. Yakni bekalilah diri dengan pendidikan dan perbanyaklah pengalaman. "Pendidikan itu penting, termasuk pengalaman. Ketika sudah memiliki keduanya, nantinya akan sukses dalam berkarier," katanya. (agp/van)

  • Editor : van
  • Uploader : abdi
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI