Dua Bulan Buron, Pelaku Sodomi Warga Desa Langlang Singosari Ditangkap

  • 21-07-2019 / 14:01 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Dua Bulan Buron, Pelaku Sodomi Warga Desa Langlang Singosari Ditangkap Tersangka Muksin ketika dilimpahkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang.

MALANG - Lagi-lagi kasus asusila terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kali ini, polisi mengamankan seorang pelaku sodomi, Sabtu (21/7). Tersangkanya Muksin, 38, warga Dusun/Desa Langlang, Kecamatan Singosari.

Tersangka Muksin ditangkap karena menyodomi seorang remaja. Yakni berinisial RM, 16, warga Jalan Teluk Cendrawasih, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ia dibekuk, setelah selama dua bulan ini menjadi buronan.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana, membenarkan penangkapan itu. "Untuk sementara korbannya baru satu. Namun kami masih terus mendalami dan mengembangkan kasusnya," jelasnya.

Informasi yang diperoleh, perbuatan cabul yang dilakukan tersangka Muksin ini, terjadi 8 Mei 2019 lalu. Kejadiannya di sebuah perumahan kosong di Dusun Kasin, Desa Ampeldento, Karangploso.

Ceritanya saat itu sekitar pukul 07.00, korban bersama kakaknya sedang bekerja membersihkan kandang ayam di Dusun Ngepeh, Desa Ngijo, Karangploso. Ketika sedang bekerja, korban didatangi oleh tersangka. Sebelumnya korban sama sekali tidak kenal dengan tersangka.

Kedatangannya saat itu, meminta korban untuk mengantarkan membelikan minuman keras. Lantaran takut, korban mengiyakan permintaan tersangka. Keduanya lalu pergi berboncengan sepeda motor mencari minuman keras.

Usai membeli miras, tersangka mengajak korban ke perumahan kosong di TKP. Selanjutnya, selain disuruh menuangkan minuman, korban juga dipaksa untuk mencoba minuman keras yang baru dibelinya.

Setelah itu, tersangka memaksa korban untuk melayani nafsunya. Korban yang ketakutan, lantaran diancam oleh tersangka, akhirnya hanya diam dan menuruti. Tersangka pun dengan leluasa menyodomi korban.

Puas melampiaskan nafsunya, tersangka lantas memberi uang Rp 5 ribu. Tersangka juga mengancam akan membunuh korban jika berani mengatakan kepada siapapun. Selanjutnya, korban diantarkan kembali ke tempat kerjanya.

Setiba di lokasi kerja, korban menceritakan kepada kakaknya. Tidak terima dengan kejadian yang dialami adiknya, kemudian mencari tersangka namun tidak ketemu. Baru sekitar dua bulan, korban dan kakaknya bertemu dengan tersangka.

Mereka lantas menangkapnya yang kemudian menyerahkan ke petugas Polsek Karangploso. Setelah diperiksa, tersangka lantas dilimpahkan ke UPPA Polres Malang.(agp/lim)

Editor : lim
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU