Siswa SMAS Diponegoro Tumpang dan Siswi SMAN 1 Kepanjen, Terpilih Duta Anti Narkoba

  • 21-07-2019 / 16:33 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Siswa SMAS Diponegoro Tumpang dan Siswi SMAN 1 Kepanjen, Terpilih Duta Anti Narkoba Kelima pasang Duta Anti Narkoba 2019 yang masuk babak grand final Sabtu (20/7) malam di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

MALANG - Gilang Putra Permana, siswa SMAS Diponegoro Tumpang dan Jessica Maranatha Virgin, siswi SMA Negeri 1 Kepanjen, terpilih menjadi Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang, tahun 2019. Mereka terpilih setelah berhasil mengikirkan empat pasang calon duta, dalam babak grand final di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (20/7) malam.

Dengan terpilihnya Gilang serta Jessica, nantinya akan menjadi ikon milenial sehat tanpa narkoba. Sekaligus membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Pemerintah Kabupaten Malang, dalam menggelorakan semangat memberantas peredaran narkotika.

"Narkoba, adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa dan negara ini. Oleh karena itu, komitmen yang telah terbentuk, harus benar-benar diwujudkan melalui berbagai tindakan nyata," ungkap Plt. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi.

Dikatakannya, pemilihan Duta Anti Narkoba merupakan salah satu sarana yang bersifat preventif, untuk menghambat dan memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Malang. Selain juga terus menjaga sinergitas lintas sektoral.

"Sebagai Duta Anti Narkoba, kami harapkan mereka bisa menggelorakan semangat membara untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sebab diketahui bahwa narkoba telah ancaman kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat," jelasnya.

Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol Laut (PM) Agus Musrichin menyampaikan, pemilihan duta anti narkoba Kabupaten malang tahun 2019 ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Tema yang diambil adalah 'Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas'. Karena menuju Indonesia emas tersebut, dibutuhkan sumberdaya manusia khususnya generasi muda yang sehat, cerdas dan berintelektual. 

"Generasi Muda (Milenial) harus sehat tanpa narkoba yang sejalan dengan tema Hari Anti Narkoba Internasional. Karenanya perlu diberikan wadah untuk mengekspresikan dan menggali potensi  lewat kegiatan yang positif lewat Duta Narkoba ini," terang Agus Musrichin.

Sementara, pemilihan Duta Anti Narkoba ini, pendaftaranya dibuka pada 18 Juni hingga 10 Juli 2019 lalu melalui website malangkab.bnn.go.id. Peserta diseleksi dengan beberapa tes kemampuan dasar tantang bahaya narkoba dan interview. Tim seleksi dari Paguyuban Joko Roro Kabupaten Malang. 

Setelah melalui tes, terjaring lima pasang Duta Anti Narkoba yang masuk dalam grand final, yang dihadiri Kepala BNN Jawa Timur, Brigjen. Pol. Bambang Prihambada, Plt Bupati Malang, HM Sanusi, serta sejumlah pejabat forkopimda Kabupaten Malang, di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Dari lima pasang, terpilih satu pasang Duta Anti Narkoba 2019. Yakni Gilang Putra Permana dan Jessica Maranatha Virgin. Kemudian Runner Up 1, Fajar Ubaidillah Amin dari MAN 1 Malang dan Nella Rara Chrysisia dari SMA Negeri 1 Kepanjen.

Runner Up 2, Moch. Fassedika Hasbi Anjaba dari SMA Negeri 1 Tumpang dan Wahidah Tsamara Putri Yastuti dari SMA Negeri 1 Lawang. Favorit putra, Wahyu Herlambang dari SMA Negeri 1 Turen dan favorit putri, Farella Salsabila Arifin dari MA Al Ittihad Poncokusumo. Lalu, persahabatan putra, Muhammad Khoirul Mu’adib dari MA Al Ittihad Poncokusumo, persahabatan putri, Ismira Alkautsar dari SMA Negeri 1 Tumpang. (agp)

  • Editor : agp
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI