trial_mode: on

25 Kejadian Kebakaran, Kerugian Capai Rp 20 M, BPPBK Usul Tambah Kendaraan

  • 21-07-2019 / 18:42 WIB
  • Kategori:Kabupaten
25 Kejadian Kebakaran, Kerugian Capai Rp 20 M, BPPBK Usul Tambah Kendaraan Goly Karyanto

MALANG – Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran (BPPBK), Satpol PP,  Kabupaten Malang, siap menambah armada untuk Pemadam Kebakaran. Tahun 2020 mendatang, BPPBKberenana membeli kendaraan pemadam kebaran baru. Bukan mobil tangki. Tapi motor roda tiga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengatakan, jika tahun 2020 nanti pihaknya mengusulkan 10 unit kendaraan roda tiga baru untuk PMK.

”Kenapa kami memilih motor roda tiga, karena ini lebih efentif dibandingkan dengan mobil, tangki,’’ kata Goly. Dihubungi Malang Post, Gony mengatakan jika motor roda tiga yang diusulkan bukan roda tiga biasa. Tapi motor ini dlengkapi dengan tangki dan dan pompa yang dapat menyemprotkan  air dengan tekanan yang cukup kuat.

Sehingga tambah Goly jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, maka pihaknya pun dengan cepat datang ke lokasi kejadian, dan melakukan pemadaman. ”Kami usul 10 unit. Akan kami tempatkan di beberapa kecamatan, di wilayah Kabupaten Malang. Jadi begitu ada kebakaran, motor roda tiga ini langsung di TKP untuk menyemprot api, sembari menunggu mobil tangki.

Goly menyebutkan selain digunakan untuk menangani masalah kebakaran, motor roda tiga ini juga akan bisa digunakan untuk mensuplai air ke daerah-daerah kekeringan. Sehingga menurut dia, motor roda tiga tersebut, tidak diam di tempat. Sementara untuk kapasitas tangki pada motor roda tiga, Goly menjawab gamblang. Yaitu sekitar 500 liter. Bukan tak bisa ditambah, namun dengan kapasitas tersebut, maka motor dapat berjalan dengan normal.

”Kalau kapasitasnya lebih dari itu, kami tidak yakin motor dapat berjalan normal. Apalagi tangki untuk penyimpanan air berada di belakang,’’ ungkapnya.

Pria berkacamata ini mengatakan, motor roda tiga dengan tangki ini sebelumnya juga dimiliki  oleh  Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang. Dan sejauh ini dia melihat kendaraan tersebut sangat efektif digunakan untuk menyiram tanaman yang ada di tepi jalan.

”Wilayah Kabupaten Malang ini cukup luas. Sementara unit kami sangat terbatas. Sehingga saat ada kebakaran di lokasi yang jauh, respon time kami datang ke lokasi pun lambat. Lantaran itu, dibutuhkan kendaraan yang lebih kecil, agar respon time kami lebih cepat. Sehingga dampak kerugian akibat kebakaran pun dapat diminimalisir,’’ tambahnya.

Goly menyebutkan, selama tahun 2019 ini, jumlah kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Malang mencapai 25 kejadian, dengan nilai kerugian mencapai Rp 20 M. ”Paling besar kejadian di Pasar Lawang, April lalu. Kerugian akibat kebakaran disitu mencapai Rp 10 M,’’ urainya.

Sementara itu, selain mengusulkan kendaraan roda tiga, BPPBK juga sedang melengkapi berkas untuk pembelian satu unit mobil kebakaran. Sesuai rencana, tahun 2019 Pemkab Malang membeli mobil PMK Baru. ”Kalau yang pengadaan tahun ini, sekarang masih proses. Paling tidak September, mobil kami sudah datang’. Denagn begitu, unit kami pun bertambah satu. Yang sebelumnya ada enam, dengan kedatangan mobil PMK baru ini, unit kami bertambah satu,’’ tandasnya. (ira)

  • Editor : irawan
  • Uploader : irawan
  • Penulis : irawan
  • Fotografer : irawan

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI