Kebakaran Hutan Panderman Dekati Pemukiman, Petugas Cari Pendaki Terjebak

  • 22-07-2019 / 01:12 WIB
  • Kategori:Batu
Kebakaran Hutan Panderman Dekati Pemukiman, Petugas Cari Pendaki Terjebak Kondisi kebakaran hutan panderman, tampak dari bawah.

BATU - Hutan di Gunung Panderman Kota Batu terbakar, Minggu (21/7) malam ini. Kebakaran cukup luas hingga BPBD dan petugas gabungan belum bisa memadamkan api hingga pukul 00.00. Hingga malam ini sudah ada sekitar 100 personil gabungan yang berusaha melakukan pemadaman hingga langkah blokade agar api tidak merembet ke pemukiman. 

"Kalau luasnya berapa belum bisa terukur dengan pasti. Kobaran api cukup luas dan hingga malam ini lebih 10 hektar lahan terbakar," ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim. 

Dia menjelaskan, jarak api dengan pemukiman tinggal sekitar satu hingga dua kilometer. Upaya blokade terus dilakukan agar pemukiman yang berada di Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kota Batu tetap aman dari api. 

Informasi yang didapat, api mulai terlihat sejak pukul 20.30 WIB. Semua tim reaksi cepat dikumpulkan di Dusun Toyomerto. Sementara tim reaksi cepat yang berada di pos pantau sedang melakukan pendataan pendaki gunung yang sedang berada di kawasan Gunung Panderman. Tim gabungan telah bergerak cepat dalam menangani kebakaran hutan ini. Tim terdiri dari BPBD, Perhutani, Polres Batu, TNI, serta relawan dan masyarakat. 

TRC BPBD yang berada di lokasi kebakaran memberikan informasi jika hutan Gunung Panderman yang terbakar berada dalam koordinat -7.903614, 112.496581. Untuk saat ini TRC PB BPBD sudah melakukan pendataan pendaki gunung Panderman. 

Menurut Rochim, ada 25 tim pendaki dengan jumlah sekitar 100 orang berada di puncak saat kebakaran. 25 tim tersebut terdaftar pada pos pantau perhutani. Mereka kemudian turun dari lokasi dengan rombongan terakhir sekitar pukul 23.00

Hanya saja, petugas tetap berusaha mencari pendaki yang dicurigai masih tersesat ketika terjadi kebakaran. "Kami antisipasi adanya pendaki yang tidak mendaftar pada pos pantau ketika mendaki. Tim saat ini juga terus melakukan pencarian pendaki itu," terangnya. 

Dia juga menerangkan, operasi pemadaman kebakaran akan dilakukan besok pagi. Itu karena kondisi lapangan yang sulit menjadi alasan. Petugas juga menyiapkan sarana dan logistik untuk pemadaman. "Operasi pemadaman dilakukan mulai besok pagi. Itu karena kondisi medan yang sulit dan keselamatan petugas menjadi alasan," terangnya. (feb/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : Buari
  • Penulis : febri
  • Fotografer : febri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI