Santri Annur Bululawang Tergulung Ombak

  • 26-06-2018 / 21:16 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Santri Annur Bululawang Tergulung Ombak Jenazah korban ketika dievakuasi, setelah tenggelam dan terseret ombak di Pantai Ngantep.

MALANG – Pantai Ngantep di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, meminta tumbal. Sore tadi, seorang wisatawan tewas setelah tergulung ombak saat mandi. Korban diketahui bernama M Yasin, 17 tahun, warga Dusun Sumber Tangkep, Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit.

Korban merupakan pelajar sekaligus santri di MA Annur Bululawang. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Polairut Polres Malang, di Sendangbiru, Sumbermanjing Wetan.

“Informasinya masih menunggu kedatangan pihak keluarga. Korban tenggelam lalu terseret ombak, ketika sedang bermain air laut,” terang Sarianto, anggota SAR BPBD Kabupaten Malang.

Menurutnya, korban datang ke Pantai Ngantep, bersama dengan rombongan teman-temannya. Ada 12 orang termasuk korban. Semuanya temannya adalah pelajar sekaligus santri di Pondok Pesantren Annur, Bululawang.

Mereka berangkat pukul 10.30, dengan janjian di SPBU Talok, Kecamatan Turen. Selanjutnya dengan berboncengan tujuh sepeda motor, mereka berangkat ke wisata pantai di Malang Selatan. Tujuan pertamanya adalah Pantai Batu Bengkung, dan tiba sekitar pukul 12.00.

Setiba di Pantai Batu Bengkung, mereka langsung bermain sampai puas. Setelah itu, sekitar pukul 13.30, korban dan teman-temannya langsung bergeser ke Pantai Ngantep. Begitu tiba, korban dan teman-temannya langsung ganti pakaian, kemudian bermain air laut.

Saat mau bermain air laut, mereka sempat diingatkan oleh Suliadi, petugas SAR di Pantai Ngantep untuk tidak mandi karena gelombang laut tinggi. Tetapi teguran itu, sama sekali tidak diindahkan. Korban dan teman-temannya tetap saja bermain air.

Tak lama kemudian, ketika sedang mandi datang ombak besar yang langsung menggulung tubuh korban. Melihat itu, teman-temannya langsung meminta bantuan kepada Suliadi. Selanjutnya dengan peralatan seadanya, Suliadi berhasil menyelamatkan tubuh korban yang terserat sejauh 50 meter.

Meski tubuhnya berhasil diselamatkan, namun nyawa korban tidak tertolong. Kejadian itupun langsung dilaporkan ke petugas Satpolair Polres Malang. “Memang benar ada kejadian laka laut. Korban satu orang dan anggota masih di lokasi untuk memeriksa saksi-saksi,” jelas Kasatpolair Polres Malang, AKP Dwiko Gunawan.(agp)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI