Curanmor Spesialis Parkiran Masjid di Gondanglegi Ditangkap

  • 23-07-2019 / 16:12 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Curanmor Spesialis Parkiran Masjid di Gondanglegi Ditangkap Kedua tersangka curanmor, Heriyanto dan Alfin Ansori serta barang bukti yang diamankan.

MALANG - Komplotan pelaku curanmor yang selama ini mengincar motor di area Masjid pinggir jalan raya, berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Gondanglegi, Senin (22/7). Tersangkanya dua orang, warga Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi. Yakni Heriyanto, 29, serta Alfin Ansori, 24.

"Mereka berdua kami tangkap di rumah kontrakan di Jalan Ardirejo, Kepanjen. Barang buktinya sebuah HP merek Vivo dan dua buah kunci T. Untuk barang bukti motor, masih kami selidiki," jelas Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.

Menurutnya, kedua tersangka ditangkap terkait kasus pencurian sepeda motor Honda di Masjid Al-Ashar, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi. Mereka mencuri motor milik jamaah yang sedang salat Maghrib, pada 14 Mei 2019 lalu.

Kronologisnya, keduanya berangkat dari rumah berboncengan motor mencari sasaran. Mereka keliling melihat Masjid yang ada di pinggir jalan raya. Aksinya selalu dilakukan saat salat Maghrib ataupun Isya'.

Ketika melintas di Masjid Al-Ashar, mereka melihat ada motor yang di parkir di halaman Masjid. Tersangka Alfin Ansori, yang bertugas sebagai eksekutor langsung turun dari motor, dan menuju ke halaman Masjid.

Lantaran saat itu masih ada jamaah yang tertinggal, tersangka langsung berpura-pura mengambil air wudhu. Kemudian berpura-pura salat di barisan belakang. Saat jamaah sedang sujud, tersangka langsung keluar dan melancarkan aksinya.

Motor hasil curian tersebut, kemudian dijual kepada seseorang warga Madura. "Transaksi penjualan mereka janjian dengan penadahnya di Jembatan Suramadu," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Bantur ini.

Penangkapan keduanya ini, lanjutnya berdasarkan laporan korban. Kemudian polisi menyelidiki dengan melacak keberadaan HP milik korban. Pasalnya saat motor dicuri, di dalam jok motor juga ada HP milik korban.

Begitu diketahui keduanya berada di rumah kontrakan, petugas langsung menangkapnya. "Dari hasil pengembangan, mereka ini adalah spesialis curanmor dengan sasaran motor yang diparkir di halaman Masjid. Pasalnya pengakuannya sudah tiga kali mencuri motor di halaman Masjid. Dua kali di Gondanglegi, sekali di Kecamatan Pagelaran," terangnya.

Sementara itu, dalam pemeriksaan mereka mengaku belum pernah berurusan dengan hukum. Mereka nekat mencuri karena tidak ada pekerjaan tetap. "Uang hasil penjualan motor habis untuk makan-makan," ucap kedua tersangka di hadapan penyidik.(agp/lim)

Editor : lim
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU