Kebakaran Tewaskan Empat Orang Disebabkan Lilin

  • 24-07-2019 / 01:13 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal, Batu
Kebakaran Tewaskan Empat Orang Disebabkan Lilin HANGUS: Rumah kontrakan Abdullah (34 tahun) dan istrinya, Herlina (35 tahun)  hangus terbakar diduga karena lilin, Selasa (23/7) malam.

BATU - Kebakara mengakibatkan emoat oang tewas di Junrejo Kota Batu diduga akibat lilin. Hamidah (29 tahun) salah satu tetangga korban kebakaran Abdullah (34 tahun) dan istrinya Herlina (35 tahun) mengungkapkan kebakaran yang mengakibatkan meninggalnya empat bocah karena lilin yang tumpah saat mati lampu. 

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.50 WIB, Selasa (23/7) kemarin karena lilin yang tumpah. Cerita itu saya dari keterangan Ibu korban, Herlina. Saat listrik padam, mereka menyalakan dua buah lilin," ujar Hamidah kepada Malangpostonline.com

Ia menerangkan, dua lilin tersebut ditempatkan di lokasi  berbeda. Pertama di kamar Abdullah dan Herlina bersama kedua anaknya yang masih balita.

Sedangkan satunya, ditempatkan di kamar depan yang dihuni empat anaknya. Perlu diketahui pada ruangan depan disekat menjadi dua yang terbagi untuk tiga anak dan satu anak. 

Dia mengetahui si jago merah melalap rumah setelah terdengar teriakan minta tolong. Awalnya dikira Hamidah adalah teriakan sang ibu yang diduga jatuh di kamar mandi. 

Saat dilihat ke kamar mandi ternyata bukan ibu Hamidah. Kemudian ia keluar ke rumah dan mencari tahu terikan tersebut berasal dari rumah Herlina.

Pada saat itu pula Abdullah dan Herlina mampu menyelamatkan diri dengan menggendong dua anaknya satu kamar yang masih balita. Sedangkan empat lainnya masih ada dalam kamar. 

"Saat keluar rumah, saya melihat api sudah membesar hingga atap rumah. Saat itu saya dengar teriakan Herlina yang meminta tolong karena empat anaknya masih terjabak di dalam kamar rumah yang terbakar," bebernya.

Karena api sudah membesar, dia tak berani masuk ke ruangan dan meminta tolong kepada tetangga untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Hingga akhirnya petugas gabungan datang dan berhasil memadamkan api. Untuk kemudian mengevakuasi jenazah yang ada di dalam kamar kemudian dibawa ke RSSA Malang (eri/feb)

Editor : feb
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU