Kemenag Kabupaten Malang Berharap Tes Urine Calon Pengantin Gratis

  • 25-07-2019 / 16:35 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Kemenag Kabupaten Malang Berharap Tes Urine Calon Pengantin Gratis ILUSTRASI: Kepala BNN Kabupaten Malang, ketika melakukan tes urine kepada para jurnalis beberapa waktu lalu.

MALANG - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, berharap tes urine bagi calon pengantin bisa gratis. Tidak ada biaya sepersen pun yang dibebankan oleh pengantin. Jika wacana tes urine ini, nantinya jadi diterapkan sejak bulan Agustus 2019.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kemenag Kabupaten Malang, Irfan Hakim, Kamis (25/7). Alasannya karena selama ini, calon pengantin yang menikah di KUA atau Kantor Kemenag Kabupaten Malang, tidak ada biaya atau nol rupiah.

"Jangan sampai penerapan tes urine bagi calon pengantin nanti, membebani masyarakat. Karena selama ini biaya menikah sudah nol rupiah atau gratis," jelas Irfan Hakim.

Sekadar informasi, mulai bulan Agustus 2019 ada aturan pasangan calon pengantin di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Malang harus tes urine. Aturan ini, menindaklanjuti kesepakatan yang dibuat antara BNN Provinsi Jatim dengan Kanwil Kemenag.

Terkait dengan aturan itu, lanjut Irfan Hakim, Kemenag Kabupaten Malang masih belum menerima surat tembusannya. Meskipun sudah mendengar informasi terkait aturan tersebut.

Namun untuk memulai menerapkan aturan di setiap KUA (Kantor Urusan Agama) di Kabupaten Malang, harus ada surat petunjuk dari Kemenag Jatim sebagai dasarnya. Termasuk harus mensosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

Setelah ada surat petunjuk, lanjutnya Kemenag Kabupaten Malang juga akan berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Malang. Bagaimana proses dan mekanismenya. Termasuk masalah biaya tes urine, diharapkan harus gratis tanpa membebani masyarakat.

"Kalau memang aturan tersebut harus dilaksanakan, maka harus nol rupiah tanpa ada biaya apapun," harapnya.

Begitu juga ketika nantinya saat hasil tes urine dinyatakan positif. Bagaimana langkah dan proses kelanjutannya. Apakah saat dilakukan rehabilitasi ada biaya. Karena harapannya juga sama sekali tanpa biaya alias gratis.

Terpisah, Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol CPM Agus Musrichin, mengatakan terkait aturan tersebut masih menunggu petunjuk dari BNN Provinsi Jawa Timur. Sebab aturannya masih dalam proses pengkajian. 

"Kami masih menunggu petunjuk dari BNN Provinsi. Termasuk juga mau berkoordinasi dengan Kemenag Kabupaten Malang dalam waktu dekat ini, untuk membahas langkah-langkahnya. Hasil koordinasi nanti akan kami sampaikan ke BNN Provinsi Jatim," jelas Agus Musrichin.

Dikatakannya, untuk biaya tes urine nantinya gratis tidak ada biaya. Mungkin calon pengantin hanya membawa alat sendiri, untuk mengecek menggunakan narkoba atau tidak. Karena dari BNN Kabupaten Malang sendiri tidak menyediakan alatnya.

"Namun untuk alat ini masih akan dibahas dan dalam kajian. Apakah nanti calon pengantin atau disediakan oleh Kemenag, masih akan kami koordinasikan. Kami usahakan supaya gratis tidak ada biaya," terangnya.

Bagaimana ketika nantinya dinyatakan positif?. Agus mengatakan akan dilakukan assesmen dan rehabilitasi. Itupun juga sama sekali tidak ada biaya yang dibebankan alias gratis. (agp)

  • Editor : agp
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI