Jaringan Pasuruan, Franki Masuk Dalam TO

  • 05-08-2019 / 17:04 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Jaringan Pasuruan, Franki Masuk Dalam TO Tersangka Mohammad Rifandi alias Franki babak belur setelah dihajar warga, saat diamankan polisi.

MALANG - Mohammad Rifandi alias Franki, 24, yang babak belur dihajar massa di Dusun Krajan, Desa Sumberpasir, Pakis, pada Jumat (2/8) lalu ternyata gembong pelaku curanmor. Meski belum pernah ditahan, namun namanya selama ini masuk dalam target operasi (TO) polisi.

"Dia (tersangka Franki, red) ini sudah lama menjadi TO. Karena diketahui sudah beberapa kali mencuri motor. Baru Jumat (2/8) lalu bernasib apes ditangkap warga, saat beraksi mencuri motor," terang Kanitreskrim Polsek Pakis, Aiptu Teguh Darmawan.

Sekadar diketahui, Jumat (2/8) malam warga Dusun Krajan, Desa Sumberpasir, Pakis, meluapkan emosinya dengan menghakimi Mohammad Rifandi alias Franki. Warga Dusun Blandit Timur, Desa Wonorejo, Singosari ini, kepergok mencuri sepeda motor di depan Toko Lina.

Tersangka berniat mencuri sepeda motor Honda Beat N-3677-HJ milik Supaat, 56, warga sekitar. Motor dicuri saat diparkir di depan Toko Lina.

Ketika ketahuan, Franki sempat kabur. Namun akhirnya berhasil ditangkap warga saat bersembunyi di belakang rumah warga. Sedangkan temannya berhasil melarikan diri dari kejaran warga.

"Untuk temannya yang kabur masih kami buru. Kabarnya sudah lari ke luar kota. Namun identitasnya sudah kami kantongi, dan melalui keluarga kami imbau untuk menyerahkan diri," jelas Teguh.

Sementara, dari penyelidikan dan pengembangan kasus curanmor ini, Franki diketahui sebagai otak sekaligus eksekutor. Namun meski sudah mendekam dalam tahanan, Franki masih tutup mulut. Dia tidak mau buka suara terkait aksi curanmor yang dilakukannya.

"Pengakuannya sementara baru dua kali. Selain di Pakis, juga di parkiran Masjid di Desa Banjararum, Singosari," ujarnya.

Tetapi, lanjut Teguh, bahwa dugaannya aksi tersangka Franki ini lebih dari dua kali. Apalagi, Franki juga diketahui memiliki jaringan curanmor asal Pasuruan yang kerap beraksi di wilayah Malang Raya.

"Tersangka ini memiliki jaringan curanmor di Pasuruan. Dia mendapatkan ilmu mencuri motor juga dari jaringan Pasuruan," tuturnya.(agp)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU