Maling Motor Asal Pujon Dihajar Massa di Kepanjen

  • 06-08-2019 / 15:56 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Maling Motor Asal Pujon Dihajar Massa di Kepanjen Tersangka Khoirul Ansori alias Nyak serta barang bukti yang diamankan, ketika diinterogasi Kapolsek Kepanjen, Kompol Bindriyo.

MALANG - Seorang maling motor babak belur dihakimi warga. Yakni Khoirul Ansori alias Nyak, 31, warga Dusun Gerih, Desa Tawangsari Kecamatan Pujon. Dia menjadi bulan-bulanan massa di halaman Stadion Kanjuruhan Kepanjen, malam akhir pekan lalu.

Tersangka dihakimi setelah tepergok mencuri sepeda motor Yamaha Mio Soul N-6247-GN. Motor tersebut adalah milik Muslim, tukang parkir di stadion Kanjuruhan Kepanjen.

"Pengakuannya hanya sekali saja. Namun kami masih kembangkan kasusnya apakah ada TKP serta pelaku lainnya," ujar Kapolsek Kepanjen Kompol Bindriyo.

Diperoleh keterangan, tersangka datang ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen bersama dengan seorang temannya. Mereka berangkat dari rumahnya dengan berboncengan sepeda motor.

Setiba di lokasi, tersangka langsung pesta minuman keras dengan temannya. Setelah minuman sudah habis, temannya pergi. Sedangkan tersangka yang mabuk, tetap berada di tempat.

Karena setelah beberapa jam ditunggu temannya tidak kembali, tersangka yang bingung untuk pulang lantas mengincar sepeda motor milik korban. Kebetulan motor Yamaha Mio warna kuning kombinasi hijau milik korban, diparkir di sampingnya.

Lantaran melihat motor ditinggal tidak diawasi, akhirnya muncul niatan tersangka untuk mencuri. Modusnya merusak rumah kontak dengan menggunakan kunci palsu. Begitu berhasil oleh tersangka motor lantas dibawa kabur.

Namun apes, aksinya tidak berjalan mulus. Korban yang mrngetahuinya lantas berteriak maling. Akhirnya warga yang mendengar, langsung mengejar dan berhasil menangkapnya jarak sekitar 150 meter dari TKP.

Selanjutnya, tanpa ada komando warga langsung menghakiminya. Begitu kondisinya babak belur, bersama barang buktinya tersangka langsung diserahkan ke petugas Polsek Kepanjen.

"Saya baru sekali ini saja mencuri, itupun karena terpaksa setelah ditinggal pulang sama teman. Saya dan teman datang ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen itu, sebenarnya mau nonton bola," ucap tersangka Khoirul Ansori alias Nyak. 

Sementara itu, akibat perbuatannya bapak satu anak ini dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Ancaman hukumannya di atas 4 tahun kurungan penjara," tegas mantan Kapolsekta Sukun ini.(agp/lim)

  • Editor : lim
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI