Pelaku Perampokan Dinkes Kota Malang Rusak dan Bawa Kabur Perekam CCTV

  • 09-08-2019 / 15:39 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pelaku Perampokan Dinkes Kota Malang Rusak dan Bawa Kabur Perekam CCTV Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna

MALANGPOSTONLINE.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang Kota masih melakukan penyelidikan lebih mendalam perampokan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Kamis (8/8). Setelah melakukan olah TKP, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi korban.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang, yakni Agus yang merupakan petugas keamanan dan Pudjo petugas kebersihan yang sehari-hari tinggal di lingkungan kantor," terang Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Jumat (9/8) kepada Malangpostonline.com.

Komang menguraikan, setelah memeriksa kedua saksi tersebut, tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan memanggil saksi lainnya yang malam itu ada di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, pihak kepolisian juga akan memeriksa petugas atau staf kantor juga. "Kami akan menanyakan, apakah sebelumnya pernah melihat gelagat orang mencurigakan atau tidak," jelas dia.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan, lanjut dia, petugas kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap beberapa ruangan. Ia menilai, pelaku pencurian mengacak-acak hampir seluruh ruangan yang ada.

 "Mereka (pelaku) memilih random sampling. Semua ruangan diacak-acak. Bahkan ada yang dirusak pintu dan jendelanya. Sampai akhirnya mereka menemukan satu ruangan yang memikiki brankas," kata dia.

Setelah menemukan brankas, para pelaku mencoba merusak brankas tersebut. Namun tidak berhasil dilakukan. Sehingga mereka mulai mencari ruangan lain yang kemungkinan menyimpan uang. "Kami menduga, para pelaku mencari uang yang tersimpan di dalam kantor. Sebab, beberapa barang berharga yang ada, yakni laptop dan ponsel tidak diambil," terangnya

Selain melakukan pengrusakan terhadap pintu dan jendela, para pelaku juga merusak CCTV yang ada di dalam kantor dinas. Bahkan, DVR (perekam CCTV) juga dibawa kabur oleh pelaku. "Diduga, pelaku berjumlah tiga sampai empat orang. Sampai saat ini, kami juga masih dalami, apakah sidik jari pelaku ada yang tertinggal di TKP atau tidak," jelas dia.

Terkait senjata api yang dibawa pelaku, sampai saat ini pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebab berdasarkan pengakuan korban, mereka ditodong senjata tajam berupa celurit. "Sedangkan untuk kendaraan plat merah yang digunakan oleh para pelaku, juga masih kami dalami. Apakah hanya kamuflase untuk meninggalkan jejak atau yang lain, masih kami selidiki," lanjut dia.

Sedangkan terkait kesaksian korban yang sempat melihat wajah pelaku, Komang mengaku masih akan melakukan pendalaman. Sebab meski pelaku tidak menggunakan penutup kepala, korban tidak dapat melihat jelas wajah pelaku. "Hanya memahami ciri-ciri fisik dan perawakan pelaku saja. Ini masih kami dalami. Kami juga mencocokkan data-data para residivis spesialis pembobolan. Mudah-mudahan segera terungkap," tandas dia. (tea/lim/Malangpostonline.com)

  • Editor : tea
  • Uploader : irawan
  • Penulis : tea
  • Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI