Maling Barang Pengunjung Pantai Bantol Diringkus

  • 11-08-2019 / 13:45 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Maling Barang Pengunjung Pantai Bantol Diringkus Tersangka Imam Safi'i ketika diamankan oleh petugas usai mencuri barang milik pengunjung.

MALANGPOSTONLINE.COM - Kawasan Pantai Bantol, Desa Banjarejo, Donomulyo, rawan pencuri. Sabtu (10/8) Unit Reskrim Polsek Donomulyo, mengamankan seorang pelakunya. Yakni Imam Safi'i, 22, warga Desa Srigonco, Kecamatan Bantur.

Tersangka ditangkap sesaat setelah mencuri barang bawaan milik seorang pengunjung. Korbannya adalah Djihan, warga Sidorejo, Kabupaten Blitar.

"Pelaku kami amankan di rumahnya. Setelah sebelumnya kami mendapat laporan dan petunjuk pelakunya," ujar Kanitreskrim Polsek Donomulyo, Ipda Arif Karnawan kepada Malangpostonline.com.

Menurutnya, tersangka Imam Safi'i, selama ini kerap melakukan pencurian di wilayah Pantai Bantol. Sasarannya adalah barang milik pengunjung. Tersangka biasanya beraksi, ketika barang milik pengunjung ditinggal pergi.

"Barang bukti yang kami amankan adalah sebuah HP serta dompet berisi uang Rp 160 ribu serta beberapa surat berharga," tuturnya.

Ceritanya, saat itu korban bersama temannya pergi ke pantai Bantol. Setibanya di lokasi, korban langsung mencari tempat yang nyaman. Kemudian barang bawaannya ditaruh di dalam tas, lalu diletakkan dengan cara digantung di ranting pohon.

Selanjutnya, oleh korban langsung ditinggal pergi bermain ke pinggir pantai. Saat ditinggal inilah, tersangka yang sudah mengincar lantas beraksi. Ia mengambil HP serta dompet milik korban.

Pencurian baru diketahui ketika korban kembali dan berniat mengambil HP. Ternyata barangnya sudah tidak ada. Korban pun lantas melaporkan ke petugas penjaga Pantai Bantol. Korban juga menyampaikan bahwa di dekat lokasi, ada pria yang terlihat mondar mandir.

Atas laporan korban tersebut, kemudian diteruskan ke petugas Polsek Donomulyo. Selanjutnya berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan, akhirnya mencari keberadaan tersangka dan berhasil menangkap di rumahnya.

"Pengakuannya baru sekali saja. Namun kami masih mengembangkan kasusnya apakah ada korban lain," jelasnya. (agp/Malangpostonline.com)

  • Editor : agp
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI