Korban Warga Jabung Malang, Dua Penipu Online Ditangkap, Salah Satunya Warga Nigeria

  • 12-08-2019 / 16:04 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Korban Warga Jabung Malang, Dua Penipu Online Ditangkap, Salah Satunya Warga Nigeria Kedua pelaku penipuan online yang ditangkap Satreskrim Polres Malang, di Depok, Jawa Barat.

MALANGPOSTONLINE.COM - Satreskrim Polres Malang menangkap pelaku penipuan online, Minggu (11/8). Pelakunya dua orang, salah satunya warga negara asing Nigeria. Mereka diamankan di Kecamatan Beji Kota Depok, Jawa Barat.

Kedua pelaku penipuan ini adalah Rina Liffriani, seorang perempuan berusia 42, warga Jakabaring, Kota Palembang. Serta, Ekene, 34, warga Nigeria.

"Kasusnya sekarang masih dalam pendalaman dan pengembangan. Apakah ada korban lain," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda.

Informasi yang diperoleh, mereka ditangkap karena menipu AM, 30, warga Desa Kemantren Kecamatan Jabung. Korban ditipu uang puluhan juta oleh kedua pelaku. Modusnya dengan berpura-pura sebagai agen Cargo di Indonesia serta luar negeri.

Ceritanya, pada Juli 2019 lalu, melalui aplikasi Speaky, korban berkenalan dengan seseorang warna negara asing bernama Tonia Rawson. Tonia mengaku sebagai dokter Genelogis di Lenox, New York USA. Dari obrolan lewat Speaky, kemudian percakapan dilanjut lewat WhatsApp (WA) dan Hangout.

Kemudian dua pekan setelah perkenalan itu, Tonia mengatakan akan membelikan hadiah untuk ibunya. Sekalian juga membelikan hadiah untuk korban. Tetapi saat mau dibelikan hadiah, korban menolak.

Tidak lama kemudian, Tonia mengirim foto sebuah koper yang diakui isinya adalah hadiah untuk korban. Selanjutnya pada 19 Juli, Tonia mengirim bukti pengiriman hadiah melalui Http:www.desalliedexpress.com. Dikatakannya bahwa di dalam koper juga berisi uang sebesa 34.600 $ USA atau sekitar Rp 468 juta.

Selanjutnya, pada 22 Juli korban mencoba mengecek pengiriman barang melalui www.desalliedexpress.com. Diketahui barang kiriman telah sampai di Indonesia di daerah Bali.  

Lantas pada 23 Juli sekitar pukul 11.00, korban ditemukan oleh seseorang yang mengaku sebagai kurir pengiriman Desline Carvis Cargo, beranama Rina Liffriyanti. Dikatakannya bahwa paketan dari Amerika atas nama korban yang berasal dari Tonia Rawson.

Setelah dibenarkan, Rina mengatakan kalau barang akan dikawal oleh agen Tonia, bernama Ekenne. Namun korban diminta untuk membayar biaya di Indonesia, sebesar Rp 12.750.000.

Lantaran tidak curiga, korban pun mentransfer uang ke rekening milik Rina melalui Bank HSBC. Rina mengatakan barang akan dikirim keesokan harinya.

Pada 24 Juli, korban kembali dihubungi oleh Rina. Dikatakannya bahwa dalam paketan ada uang yang nilainya di atas Rp 100 juta. Agen Tonia diakuinya meminta harus diberikan sertifikat. Sehingga korban kembali mentransfer uang Rp 25.250.000.

Setelah uang ditransfer, ternyata Rina hanya berjanji saja. Kemudian ketika dihubungi berulang lagi, nomornya sudah tidak aktif. Akhirnya korban yang merasa tertipu melapor ke Polres Malang.

Atas laporan itulah, polisi menyelidiki kasusnya dan keberadaan kedua pelaku. Begitu diketahui berada di Kecamatan Beji, Kota Depok, petugas langsung menangkapnya.

"Barang bukti yang diamankan selain beberapa HP, juga ada laptop, paspor serta beberapa ATM milik kedua pelaku. Kasusnya masih kami kembangkan ke pelaku lainnya," jelas Adrian.(agp/lim/Malangpostonline.com)

  • Editor : lim
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI