Kopi Chat Dibobol Maling

  • 12-08-2019 / 19:29 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Kopi Chat Dibobol Maling

MALANGPOSTONLINE.COM - Pasca pencurian yang terjadi di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) beberapa waktu lalu, peristiwa pencurian kembali terjadi di Jalan Terusan Borobudur, Kota Malang, tepatnya di lapak Kopi Chat, Minggu (11/8) malam. Dalam kejadian tersebut, satu mesin kopi dan mesin press gelas plastik hilang dengan total kerugian Rp 5 juta. Peristiwa tersebut juga sudah dilaporkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang Kota.

Owner Kopi Chat, Yudi Harianto mengungkapkan, setiap harinya, gerai tersebut buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 23.00. Saat menutup lapak, beberapa karyawan sudah menutup toko seperti biasanya, yakni mengunci jendela dan pintu dengan menggunakan rantai dan gembok. “Namun, pagi tadi, salah satu karyawan saya datang hendak membuka toko. Namun, kondisi pintu sudah terbuka dan gemboknya rusak,” terang dia kepada Malangpostonline.com, Senin (12/8).

Gerai yang baru buka selama kurang lebih tiga minggu tersebut, terpaksa harus menutup lapaknya. Sebab, akibat pencurian tersebut, mesin kopi dan mesin press gelas plastik raib digondol pencuri. “Padahal, saya baru saja buka dan sedang banyak promo disana. Jadinya, saya ndak bisa jualan,” ujar pria berusia 36 tahun itu.

Menurutnya, di kawasan tersebut kerap terjadi pencurian. Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu, di lingkungan sekitar ada yang kehilangan barang berharganya. “Banyak juga yang mengingatkan saya untuk berhati-hati. Meski berada di pusat kota dan ramai, kawasan tersebut tidak aman,” lanjut dia.

Padahal, lanjut dia, ketika membayar uang sewa kepada pemilik, sudah termasuk biaya keamanan. “Biaya itu sudah termasuk iuran keamanan. Saya nggak tahu besarannya berapa yang diberikan pemilik ke pihak keamanan. Disana, ada yang berjaga selama 24 jam,” jelas dia.

Salah satu orang yang sempat mengingatkan Yudi adalah tukang parkir yang ada di seitar ruko yang menjadi tempat Kopi Chat berpijak. “Saya sudah ingatkan, kalau berjualan disini, sebaiknya barang berharga dibawa pulang, jangan ditinggal di lapak. Sebab, sudah pernah ada yang hilang,” terang Abu, Tukang Parkir.

Sekitar empat bulan lalu, lanjut Abu, di lapak yang saat ini ditempati Kopi Chat, sebelumnya pernah ditempati lapak jus. Namun, belum sampai satu minggu berjualan, ia sudah kecolongan. “Blender dan mesin press gelas plastiknya juga hilang. Disini, kalau jualan dan barangnya tidak diawasi dengan teliti, ya akan kecolongan,” kata dia.

Selain itu, di ruko seberang, pernah terjadi kehilanan sepeda motor dan juga helm. Menurutnya, meski sudah dijaga dan diawasi selama 24 jam, tidak menjadi jaminan keamanan. “Sebab, pihak keamanan juga patroli keliling. Mungkin itu yang dimanfaatkan pencuri untuk mengambil barang. Kalau saya, jaga disini sampai jam 23.00, sampai seluruh ruko tutup,” jelas dia.

Ketika ditanya apakah ia pernah melihat gelagat orang yang mencurigakan disana, Abu mengaku tidak tahu. “Saya nggak tahu, nggak mau pikiran jelek juga sama orang. Saya hanya mengingatkan kepada pemilik ruko dan gerai untuk waspada dan menjaga barang berharganya sendiri,” tandas dia.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, saat ini, pihaknya masih belum menerima laporan dari korban yang mengalami kejadian pencurian. Meski demikian, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. “Dari laporan terakhir yang kami terima, masih belum masuk laporannya. Namun, jika sudah membuat laporan, kami akan melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti laporannya,” jelas dia.

Terkait seringnya peristiwa pencurian di kawasan tersebut, saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan tetap melakukan patroli rutin selama 24 jam. “Kami mengimbau kepada anggota yang berpatroli untuk sambang ke RT/RW setempat. Serta, turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi,” imbuh perempuan yang akrab disapa Uty ini.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kejadian kriminal yang ada. “Jika ada orang yang mencurigakan, jangan segan-segan untuk lapor kepada pihak kepolisian,” tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

  • Editor : tea
  • Uploader : slatem
  • Penulis : tea
  • Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI