Smart Beauty

Harus Bisa Multitasking

  • 13-08-2019 / 23:05 WIB
  • Kategori:Malang
Harus Bisa Multitasking Nadya Gustipramita

Bagi Nadya Gustipramita, mengerjakan banyak pekerjaan di satu waktu bukan sebuah pilihan. Namun sebuah keharusan. Ia menyebutnya multitasking. Kemampuan ini dirasa dapat memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kinerjanya.

Dengan Multitasking, terbukti, Nadya yang baru saja memiliki satu anak ini masih bisa mengerjakan bisnisnya.

“Iya. Ini sekarang lagi jadi ibu satu anak. Tapi sambil kerja juga lah. Ngedit video, lalu foto campaign dan mengerjakan permintaan endorsement lainnya,” ungkap perempuan kelahiran 1995 yang memiliki followers akun instagram sebanyak 161 ribu orang ini.

Ia memang ibu muda. Tetapi, Nadya sapaan akrabnya tetap sibuk mengurusi berbagai usahanya seperti editing foto pre wedding @lavagust. Yang baru ia dirikan tersebut. Meski begitu hal ini perlu manajemen yang baik pula.

Nadya menceritakan ia akan mengurusi klien foto wedding di weekend. Anaknya yang baru berusia 10 bulan juga tidak mungkin terabaikan. Maka dari itu di hari biasa, waktu akan penuh pada anak sedangkan yang kerjaan lain dapat dilakukan di waktu senggang.

“Memang saat ini hampir full time ngurus anak karena masih 10 bulan. Ngurusnya memang tanpa nanny. Karena ini penting. Saya harus lihat anak tumbuh sendiri,” jelas perempuan kelahiran Jakarta yang menjalankan bisnisnya di Malang ini.

Bagaimana kemudian ia melakukan keahlian Multitaskingnya tersebut jika orderan foto wedding lagi ramai-ramainya? Ia menjelaskan kalau memang ada kerjaan masuk maka ia akan menargetkan waktu deadline.

Ia akan memforsir diri untuk dapat mengejar waktu deadline tersebut. Jam per jam, waktu per waktu hingga hari ke hari mesti terjadwal akan melakukan apa dan mengerjakan apa dalam kerjaan.

“ Biasanya memang saya beri deadline dan pasti harus dikerjakan dulu “setelah” Xavier (anaknya,red) mandi makan dan dia bisa asyik main sendiri baru saya bisa sambil kerja lainnya,” tegasnya.

Tidak hanya usaha foto wedding, ternyata Nadya pun juga menjalankan bisnis lainnya seperti laundry, mengelola tempat kos, hingga kuliner dengan menjual siomay.

Semuanya dikerjakan dengan senang dan termanage dengan baik. Meski begitu ia menyadari kerap mengalami waktu di mana stress datang. Hal ini memang tidak dapat dihindari. Akan tetapi stress pun juga dapat dimanage.

“Kalo banyak kerjaan pasti awalnya stress dulu mana yang mau dikerjakan dulu. Tetapi kalau saya akan berusaga lebih milih stop stress. Mending dikerjakan dulu satu satu dari yang paling deadline terdekat dan termudag sampai yang tercepat. Semua bakal beres kok,” tandasnya.

Ia pun mengatakan kembali seseorang dapat melakuka segala sesuatu, utamanya berbagai kerjaan dengan baik. Belajar multitasking, tambahnya. Hal ini memang berat di awal. Akan tetapi kebiasaan lah yang nantinya akan memudahkan jalan.(ica/ary)

  • Editor : ary
  • Uploader : abdi
  • Penulis : ica
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI