Siswa SMP dan SMA Islam Sabilillah

Belajar Pramuka Sejati Dari Veteran

  • 15-08-2019 / 08:26 WIB
  • Kategori:Sekolah
Belajar Pramuka Sejati Dari Veteran KOMPAK: Pengurus LPI Sabilillah, Kepala SMP dan SMA Islam Sabilillah beserta guru foto bersama para veteran Pramuka, Wisono Basuki dan Rochmat. Turut hadir Ketua Kwartir Lowokwaru, Misbakhul Munir.

MALANGPOSTONLINE.COM - Siswa-siswi SMP Islam Sabilillah dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School mendapat pelajaran berharga tentang kemandirian dan pantang menyerahnya. Pelajaran tersebut diberikan langsung oleh veteran Pramuka Kota Malang, Wisono Basuki saat peringatan Hari Pramuka yang ke-58, Rabu (14/8). 

Wisono Basuki hadir di tengah para siswa untuk memberikan motivasi dan semangat juang menjadi Pramuka sejati. Hal tersebut dilakukannya saat pelaksanaan upacara terpadu SMP dan SMA Islam Sabilillah. 

Kedatangan Basuki bersama Rochmat yang juga seorang veteran Pramuka, memberikan kesan yang mendalam. Bagaimana tidak, Basuki yang sebenarnya mempunyai kondisi yang tidak sempurna menunjukkan kemandirian yang kuat. 

Tiba di sekolah, ia tidak mau dibantu turun  dari kendaraannya. Demikian saat dirinya memakai kursi roda. Ia menunjukkan diri sebagai Pramuka sejati yang mandiri dan tidak suka bergantung pada orang lain. 

Salah satu siswa SMA Islam Sabilillah, Ahmad Bachrudin yang saat itu menjadi pemimpin upacara begitu terkesan. Ia mendapat pelajaran berharga dari seorang veteran Pramuka. "Hidup harus mandiri. Apapun kondisinya, tidak boleh menyerah, dan harus tanggung menghadapi cobaan hidup," ucapnya.

Menurutnya sosok Basuki patut dicontoh bagi anggota Pramuka. Terutama semangat dalam kegiatan pramuka dan semangat menjunjung tinggi nilai-nilai  nasionalisme. "Beliau mengajarkan pada kami semangat pantang menyerah dan kemandirian sebagai seorang Pramuka," imbuh siswa kelas XI MIPA ini. 

Peringatan Hari Pramuka SMP dan SMA Islam Sabilillah tahun ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini sekolah mendatangkan dua veteran Pramuka dari jajaran Gugus Dharma. 

Waka Kesiswaan dan Humas SMA Islam Sabilillah Agus Budiono, S.Pd., mengatakan, peringatan Hari Pramuka tahun ini menjadi ajang untuk menghormati dan menghargai para pembina senior dan para veteran Pramuka Kota Malang. "Tentu juga menjadi momentum bagi siswa untuk mengambil banyak pelajaran dari para veteran yang kami undang," katanya kepada Malangpostonline.com.

Dalam hal ini, sekolah mengundang Basuki dan  Rochmat. Hadir juga dalam peringatan tersebut Ketua Kwartir Lowokwaru, Misbakhul Munir. 

Upacara peringatan Hari Pramuka di SMP dan SMA Islam Sabilillah dimeriahkan dengan atraksi siswa. Dari masing-masing lembaga menampilkan satu pertunjukan yang menarik. Yaitu Step Dance oleh Dewan Galang dan Simaphore Dance oleh Dewan Ambalan.  

Agus menegaskan, peringatan hari Pramuka seyogyanya menjadi momentum untuk memotivasi diri agar terus berusaha bisa mengamalkan nilai-nilai kepramukaan. Misalnya ajaran yang tertera dalam sepuluh nilai Dasar Dharma. 

Rumusan Dasa Dharma mencakup banyak bidang. Mulai dari spiritual yang tertulis di poin pertama, hingga pada poin terakhir yang menegaskan pentingnya kesucian diri dari perbuatan tercela. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. 

Sementara di poin kesembilan menerangkan sifat pemimpin yang ideal. Yakni sosok pemimpin yang mampu mengemban tugas dengan baik, sesuai amanah yang dipercayakan padanya. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya. 

Hal tersebut selaras dengan spirit SMAIS dalam mencetak sosok pemimpin Islam dimasa yang akan datang. "Semangat kita dalam peringatan hari Pramuka ini, bagaimana mencetak calon pemimpin Islam masa depan, sesuai misi kita Future Islamic Leader," tegasnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU