Gelar Demo, Mahasiswa Papua Ngamuk di Kawasan Jalan Basuki Rahmat

  • 15-08-2019 / 11:30 WIB
  • Kategori:Malang
Gelar Demo, Mahasiswa Papua Ngamuk di Kawasan Jalan Basuki Rahmat

MALANGPOSTONLINE.COM - Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) menggelar aksi demontrasi dengan longmarch dari Stadion Gajayana menuju Balaikota Malang, Kamis, 15 Agustus 2019. Aksi ini diserukan dalam sebuah selebaran yang diperoleh wartawan Malangpostonline.com, pagi ini.

Dalam aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini, mereka menutut Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas penjajahan di Papua Barat, berdasatkan New York Agreement. Mereka menyebutkan sejak 15 Agustus 1962 hingga 15 Agustus 2019 ini, pemerintah Indonesia telah melanggar beberapa pasal dalam New York Agreement.

"Terdapat persekongkolan internasional untuk mengilangkan hak kebangsaan rakyat Papua Barat," demikian poin 1 dalam seruan aksi AMP dan FRI-WP.

Berdasar selebaran itu, mereka juga menyerukan pada seluruh elemen rakyat bangsa Papua dan aktivis pro demokrasi yang berdomisili di Malang untuk ikut aksi. 

Sayangnya, dalam proses demo yang sebenarnya mereka inginkan sebagai seruan demontrasi damai ini, terjadi keributan di kawasan jalan Basuki Rahmat, Kota Malang. Belum jelas pemicunya, tampak mereka saling lempar. 

Beberapa Mahasiswa Papua tampak emosi. Mereka mengamuk dan malakukan pelemparan. Hingga berita ini ditulis, wartawan Malangpostonline.com coba mengkonfirmasi penyebab mereka emosi. Pastinya akibat kejadian ini, jalan Kahuripan dan jalan Semeru yang dekat perempatan BCA ditutup. (bua/Malangpostonline.com)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : Buari
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI