trial_mode: on

PT. BPF, Solusi Tepat Investasi. Risiko Kecil, Keuntungan Lebih Besar

  • 15-08-2019 / 15:57 WIB
  • Kategori:Ekonomi
PT. BPF, Solusi Tepat Investasi. Risiko Kecil, Keuntungan Lebih Besar PROSPEK: Keuntungan menyimpan dana dalam bentuk emas di perusahaan berjangka komoditi seperti PT. Bestprofit Futures lebih memperoleh keuntungan besar. 

MALANGPOSTONLINE.COM - Prospek bursa berjangka komoditi di Indonesia, menunjukkan tren kenaikan yang positif. Perdagangan berjangka, begitu biasa disebut, merupakan kegiatan bisnis yang kompleks berisiko tinggi dan melibatkan banyak pihak didalamnya. Kedekatan dengan nasabah, menjadi prioritas bisnis tersebut. Ada tiga keuntungan yang didapat dari perdagangan ini.

Pertama, nasabah terbantu dalam mengelola risiko menjadi lebih kecil. Kedua, dapat dimanfaatkan sebagai aset investasi dan terakhir, harga yang transparan karena informasi harga yang diberikan setiap hari. Tentu, pertumbuhan yang positif itu, tidak lepas dari dukungan kestabilan pasar dan harga komoditas, terutama pada emas, kakao dan olein, di tengah tahun politik ini. 

Agustus 2019 lalu, pelaku pasar perdagangan komoditas berjangka terus bersinergi guna meningkatkan penetrasi di industri ini, termasuk yang dilakukan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan (Bappebti). Komoditas olein atau hasil minyak turunan dari minyak sawit mentah menjadi andalan komoditas yang diperdagangkan.

Tapi bukan berarti perdagangan emas lesu. Perdagangan (lot) emas pertambangan lebih diminati karena faktor pemahaman para nasabah PT. Bestprofit Futures (BPF), salah satu perusahaan berjangka komoditi, Dalam beberapa pertemuan, Andri, Pimpinan Cabang PT. BPF Malang mengungkapkan, pengetahuan tentang emas lebih dipahami para nasabahnya selama ini.

“Emas bentuknya lebih jelas, sehingga nasabah lebih mudah memahami,” katanya. Tidak muluk-muluk, nyatanya secara nasional, PT. BPF berhasil membukukan volume transaksi sebesar 832,336 lot sepanjang tahun 2018 atau meningkat 51,90 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 547,933 lot. Pencapaian tersebut didorong pertumbuhan volume transaksi bilateral sebesar 53,53 persen menjadi 757,036 lot.

Sementara hasil volume transaksi multilateral yaitu komoditi naik 37,29 persen dari tahun sebelumnya sebesar 75,300 lot. Data BBJ, hingga saat ini, PT. BPF masih menempati urutan teratas nomor dua dari lima perusahaan pialang berjangka terbesar nasional. Total pangsa pasar PT. BPF mencapai 10,46 persen, dengan nasabah baru mencapai 2.311 nasabah hingga akhir tahun 2018. 

“Artinya, pemahaman terhadap bisnis ini mulai meningkat. Termasuk di Malang, kepercayaan untuk menanamkan investasi di bursa berjangka semakin baik dengan pertumbuhan jumlah nasabah secara konsisten,” ujar dia. Strategi yang diterapkan, tetap melihat kebutuhan nasabah yang dinamis, sehingga dapat menjadi mitra investasi yang terbaik bagi PT. BPF.

Dalam satu kesempatan, Kepala Divisi Pengembangan Produk PT. BBJ, Lukas Lauw ikut menegaskan bila tahun ini, BBJ mengeluarkan produk baru, yakni syariah berbasis emas. Produk tersebut, lanjutnya, masih dalam proses perizinan. Ia tidak menampik, bila transaksi perdagangan yang paling banyak didominasi adalah emas. Mencapai 70 persen, sedangkan sisanya komoditas lainnya.

Tapi, maraknya sejumlah perusahaan investasi berjangka patut diwaspadai. Kerugian yang diakibatkannya bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Ada beberapa tips yang disampaikan Lukas Lauw agar terhindar dari perusahaan berjangka bodong. Pertama, calon nasabah harus mencari informasi detil dan cek sampai tuntas tentang perusahaan investasi itu, bila mendapat penawaran.   

Kedua, menurutnya, lebih baik datang langsung untuk melihat produk yang ditawarkan. Bagaimana mereka mempersiapkan produknya dan bagaimana pangsa pasarnya. Lebih baik pula, calon nasabah meminta data salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan tersebut. Dan yang terakhir, melihat risiko secara utuh. Kadang masyarakat hanya senang melihat keuntungan dibandingkan risikonya. (mar/Malangpostonline.com)

  • Editor : mar
  • Uploader : irawan
  • Penulis : marga
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI