Hilang Lima Hari Petani Ditemukan Busuk

  • 16-08-2019 / 19:59 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Hilang Lima Hari Petani Ditemukan Busuk EVAKUASI : Unit Reskrim Polsek Donomulyo mengevakuasi jenazah Senidi, petani yang ditemukan tewas gantung diri di ladang Kedungsalam, Donomulyo.

MALANGPOSTONLINE.COM - Lama hilang dan tidak pulang, Senidi, 65, petani asal Dusun Krajan, Desa Kedungsalam Donomulyo ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Setelah tak memberi kabar kepada keluarganya selama lima hari, Jumat (16/8), Senidi ditemukan tergantung dan dalam kondisi tubuh membusuk, di sebuah ladang milik warga Dusun Krajan, Kedungsalam.

Jenazahnya, ditemukan pukul 09.00 WIB oleh kakak iparnya. Dari informasi yang dihimpun, pihak keluarga memang sudah cemas karena Senidi tak kunjung pulang. Sejak Minggu (11/8), Senidi sudah tak terlihat di rumah. Usai salat idul adha, pihak keluarga, berupaya mencari keberadaan Senidi, tapi nihil.

Selama lima hari, keluarga berupaya mencari informasi tentang Senidi ke tetangga sekitar rumah. Akhirnya, pada Jumat pagi, Sutami, yang juga kakak ipar korban, sedang mencari sayur daun melinjo di ladang. Dia kaget, karena melihat adik iparnya dalam kondisi membusuk, dan leher tergantung di pohon ketela.

Dia berteriak, dan meminta pertolongan masyarakat. Petugas yang menerima laporan, langsung mendatangi lokasi. Unit Reskrim Polsek Donomulyo yang dipimpin oleh Ipda M Arif K, SH melakukan olah TKP, sekaligus mengevakuasi jenazah.

Dari hasil penyelidikan, kondisi tubuh korban sudah membusuk. Di lehernya, terdapat tali tampar plastik yang membelit dan sudah bercampur dengan kulit korban yang melepuh karena pembusukan daging. Petugas, mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Donomulyo.

Namun, pihak keluarga, menolak untuk dilakukan otopsi. Pasalnya, keluarga menganggap hal ini musibah, dan meminta korban untuk segera dimakamkan. Karena itu, mereka membuat surat pernyataan yang menyatakan tidak akan menuntut siapapun atas kejadian musibah tersebut.

“Tanda-tanda lain tidak bisa disimpulkan karena kondisi korban sudah membusuk. Pihak keluarga menolak otopsi, sehingga mereka membuat surat keberatan tersebut, diserahkan ke Polsek Donomulyo. Jenazahnya, dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Ipda Arif.(fin/Malangpostonline.com)

Editor : fin
Uploader : slatem
Penulis : fin
Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU