43 Mahasiswa Papua Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya, Ini Sebabnya

  • 17-08-2019 / 20:28 WIB
  • Kategori:Nasional
43 Mahasiswa Papua Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya, Ini Sebabnya Polisi mengamankan 43 mahasiswa Papua dari asrama yang berada di Surabaya, Sabtu (17/8). (CNN/Farid Miftah/ist)

MALANGPOSTONLINE.COM –  Sebanyak 43 mahasiswa Papua dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya. Mereka diangkut paksa oleh sejumlah aparat kepolisian dari asrama yang mereka tempati di Jalan Kalasan, Surabaya.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata menyampaikan penangkapan puluhan mahasiswa tersebut untuk kepentingan pemeriksaan terkait dugaan perusakan bendera yang dilakukan oknum mahasiswa. 

"Kami lakukan upaya penegakan hukum terhadap peristiwa terhadap lambang negara yaitu bendera merah putih yang ditemukan patah kemudian jatuh di got," kata Leo, dikutip dari CNN, Sabtu (17/8). 

Para mahasiswa Papua tersebut terdiri dari tiga orang perempuan dan 40 laki-laki. Leo berjanji akan memperlakukan semua mahasiswa dengan baik. 

Leo juga membantah bahwa polisi melakukan pengusiran terhadap mahasiswa yang menghuni Asrama Papua. Menurutnya isu itu bisa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. 

"Satu hal yang paling penting yang kami perlu garis bawahi bahwa tidak ada isu ataupun fakta pengusiran mahasiswa ataupun warga Papua di Jalan Kalasan atau di Surabaya," kata dia. 

Lebih lanjut, kata Leo, polisi akan tetap menjaga hak seluruh warga negara Indonesia yang tengah berada di Surabaya, termasuk mahasiswa Papua. Jika proses hukum telah selesai maka mahasiswa yang tak terbukti bersalah akan dikembalikan ke asrama.

"Kami menjaga hak seluruh warga negara Indonesia terutama yang ada di Surabaya," ujarnya.(cnn/frd/pmg/tem/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : CNN
  • Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI