Polisi Korea Selatan Menggerebek Kantor Agensi K-pop

  • 18-08-2019 / 13:01 WIB
  • Kategori:music and movie
Polisi Korea Selatan Menggerebek Kantor Agensi K-pop Seungri, anggota BIGBANG, saat mendatangi Kepolisian Korea Selatan pada 14 Maret 2019.

MALANGPOSTONLINE.COM - Polisi Korea Selatan menggerebek salah satu perusahaan manajemen K-pop terbesar pada hari Sabtu (17/8) sebagai bagian dari penyelidikan terhadap Yang Hyun-suk yang diduga berjudi ilegal.

Dilansir dari CNN, Yang pendiri dan mantan produser YG Entertainment, mengundurkan diri dari jabatannya pada Juni setelah skandal narkoba dan seks mengguncang perusahaan itu sejak Maret.

Kasusnya kembali didalami oleh polisi pada awal pekan ini atas tuduhan perjudian yang melibatkan pertukaran uang gelap bersama dengan Seungri, mantan anggota band YG, BIGBANG, yang sangat populer.

"Kami berusaha mengumpulkan bukti tentang bagaimana (Yang) mengamankan dana untuk judi, dan berapa kali dugaan judi terjadi," kata seorang perwira polisi Seoul kepada AFP, seperti yang dikutip pada Minggu (18/8).

Laporan berita lokal mengatakan Yang dituduh terlibat dalam "aktivitas perjudian yang ilegal", di sejumlah lokasi termasuk Makau dan Las Vegas sejak awal 2000-an.

Yang juga secara terpisah ditempatkan di bawah penyelidikan oleh polisi sejak bulan lalu karena diduga mengatur layanan seks untuk investor asing pada tahun 2014.

Dikenal sebagai anggota boy band populer Seo Tae Ji dan Boys pada 1990-an, Yang mengembangkan YG menjadi gerbong K-pop dengan kesuksesan grup idola seperti BIGBANG dan BLACKPINK.

Perusahaan yang sekarang dianggap sebagai salah satu dari tiga agensi hiburan top di Korea Selatan bersama SM dan JYP ini berada di belakang mega hit "Gangnam Style" 2012 oleh Psy yang mengawali kepopuler K-pop secara global.

Tapi agensi ini mendapat sorotan negatif setelah Yang dan beberapa bintangnya terlibat dalam serentetan skandal.

Seungri, yang nama aslinya adalah Lee Seung-hyun, pensiun pada bulan Maret setelah dituduh mengatur layanan seks untuk calon investor dalam bisnisnya.

Pada Juni, sesama artis YG, Kim Han-bin anggota boyband iKon, meninggalkan grup itu di tengah tuduhan bahwa dia telah membeli obat-obatan terlarang tiga tahun lalu - dalam kasus sama Yang juga dituduh berusaha menutupi.

Awal tahun ini, sebuah bangunan yang dimiliki oleh bintang YG lainnya, Daesung, juga diselidiki atas tuduhan bahwa empat penyewa terlibat dengan bisnis seks dan narkoba ilegal. (ard/cnn/Malangpostonline.com)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : CNN
  • Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI