Wanita Ampelgading Ditemukan Tewas Misterius di Rumah Warga Dampit

  • 18-08-2019 / 16:45 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Wanita Ampelgading Ditemukan Tewas Misterius di Rumah Warga Dampit Petugas ketika melakukan olah TKP penemuan mayat korban.

MALANGPOSTONLINE.COM - Reyza Nuraini, 37, ditemukan tak bernyawa malam akhir pekan lalu. Warga Dusun Kampung Tengah Desa Sonowangi Kecamatan Ampelgading ini, tewas di dalam kamar rumah milik Gianto, di Dusun Sukorejo Desa Srimulyo Kecamatan Dampit.

Belum diketahui apa penyebab kematian korban. Polisi menunggu hasil otopsi dari kamar mayat RSSA Malang. Selain itu, polisi juga masih mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi.

"Apa penyebab kematiannya masih menunggu hasil otopsi. Teman korban dan pemilik rumah sedang dimintai keterangan sebagai saksi," jelas Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari kepada Malangpostonline.com.

Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan. Wajah dan kepalanya terlihat lebam dan mengeluarkan cairan merah. Kedua tangannya juga lebam dan memerah. 

"Kasus kematian korban ini langsung diambil alih oleh Polres Malang. Saat kejadian, Satreskrim serta Tim Identifikasi Polres Malang turun ke lokasi," ujar mantan Kapolsek Pakisaji ini.

Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban datang ke rumah Gianto pada Rabu (14/8) sekitar pukul 16.00. Kedatangannya bersama dengan teman laki-lakinya, Bambang Herlambang, 19, warga Dusun Sumbergentong Kulon Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading.

Selanjutnya mereka menginap di rumah Gianto, karena kenal dengan Didik Irawan, anak Gianto. Ketika datang itu, kondisi korban dalam keadaan sehat. Sama sekali tidak ada kejanggalan apapun.

Baru malam akhir pekan lalu sekitar pukul 21.00, Gianto yang mencium bau menyengat dari kamar mencoba membuka kamar. Saksi Gianto nekat membuka kamar karena korban diketahui tidak keluar sama sekali.

Apalagi temannya saat itu juga sedang pergi. Saat pintu kamar dibuka, saksi kaget setelah melihat korban sudah tewas. Selanjutnya saksi memberitahu perangkat desa yang kemudian diteruskan melaporkan ke polisi.

"Menurut pengakuan Bambang Herlambang temannya, pada hari Jumat pagi dirinya serta korban mengonsumsi pil jenis Lexotan. Namun apa penyebabnya, masih terus kami dalami," tandasnya.(agp/lim/Malangpostonline.com)

  • Editor : lim
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI