trial_mode: on

Kasek SMP Islam Sabilillah Terbaik se-Indonesia

  • 18-08-2019 / 19:58 WIB
  • Kategori:Sekolah
Kasek SMP Islam Sabilillah Terbaik se-Indonesia Kepala SMP Islam Sabilillah Malang Idi Rathomy Baisa, S.Pd.,M.Pd menerima penghargaan atas raihan juara I, diberikan langsung oleh Guruh Soekarnoputra. Pada ajang Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tahun 2019 oleh Kemdikbud.

MALANGPOSTONLINE.COM - Kepala Sekolah SMP Islam Sabilillah Islam Malang, Idi Rathomy Baisa, S.Pd.,M.Pd berhasil mengungguli 33 Kepala Sekolah perwakilan dari seluruh wilayah Indonesia. Tepat pada momen peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, Idi diganjar penghargaan sebagai juara I Kepala Sekolah berprestasi. Diberikan langsung oleh Guruh Soekarnoputra yang mewakili Mendikbud di Hotel Sahid Jakarta, Sabtu (17/8).

"Dari 34 perwakilan seluruh Indonesia, kemudian saya masuk dalam tahap lima besar. Ada dari Sulawesi, Jateng, DIY, Sumbar, dan saya dari Jatim. Pada malam puncak, ternyata saya terpilih jadi juara I," katanya pada Malang Post ketika baru tiba di Malang pada, Minggu (18/8) sore.

Juara kedua dan ketiga diraih oleh Jateng dan DIY. Menurut Idi, pemilihan juara ialah usai tahap 'table topic', yang mana peserta lima besar dihadapkan pada ratusan audience yang bisa memberikan pertanyaan dengan sistem acak. 

"Pemberian pertanyaannya itu seperti Miss Universe. Jadi kemarin saya berasa seperi Mr. Universe," katanya sambil tertawa.

Pada saat itu, Idi diberi pertanyaan oleh salah seorang audience tentang studi kasus di kelas. Pertanyaannya adalah bagaimana jika dalam satu kelas, nilai rata-rata siswanya di bawah 75. Apa yang harus dilakukan sebagai Kepala Sekolah ketika menemui kasus semacam itu. "Saya menjawab itu perlu dilakukan remedial bagi siswa. Sebab pasti ada masalah pada sistem pembelajaran yang diterapkan. Kemudian utamanya sang guru juga harus diajak duduk bersama," terangnya.

Sebelumnya, pada tahap presentasi awal, Idi mengaku sempat diberondong pertanyaan terkait portofolionya oleh dua orang dewan juri. Mereka menanyakan detail terkait prestasi personalnya, hingga prestasi para guru pada sekolah yang dipimpinnya yakni SMP Islam Sabilillah. Pada portofolionya, Idi mengungulkan aplikasi strategi cinta 360 derajat (pendidikan karakter) yang terdiri dari delapan poin di sekolahnya.

Kedelapan poin strategi cinta tersebut, semuanya harus berbasis proyek.  Setiap poin harus menghasilkan sebuah karya, baik itu dari siswa maupun dari guru. Sehingga pendidikan karakter tak hanya sekadar penyampaian guru terhadap siswanya, namun juga dapat memproduksi karya yang sekaligus menjadi wujud nyata dari pendidikan karakter tersebut.

Idi sendiri sudah mengikuti seleksi berjenjang sejak beberapa bulan sebelumnya, yakni mulai dari tingkat Kota Malang hingga berhasil terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur ke ajang nasional. Atas raihan prestasi ini, Idi merasa sangat bersyukur, namun menyebut bahwa ia tak akan berhenti sampai di sini. 

"Setelah ini saya akan kembangkan strategi manajerial yang lebih baik lagi di sekolah. Salah satunya terkait pengembangan edu park di lingkungan sekolah," ujarnya.

Sementara itu, Idi tak sendiri dalam mewakili Kota Malang pada ajang tersebut. Pada ajang yang sama namun pada kategori berbeda, terdapat Kepala Sekolah SMK 11 Malang yakni Gunawan Dwiyono yang juga meraih juara I Kepala Sekolah Berprestasi kategori SMK, dan Iriana Guru SMALB Malang Batu pada kategori Kreativitas Guru. (mg3/oci/Malangpostonline.com)

  • Editor : oci
  • Uploader : irawan
  • Penulis : asa
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI