trial_mode: on

DED Belum Selesai, Mal Alun-Alun Bisa Disewa Bulanan

  • 19-08-2019 / 18:30 WIB
  • Kategori:Malang
DED Belum Selesai, Mal Alun-Alun Bisa Disewa Bulanan DISEWAKAN: Karena DED Mal UMKM belum selesai, Mall Alun-Alun yang kontraknya habis akan disewakan bulanan.

MALANGPOSTONLINE.COM - Bulan September mendatang, kontrak pusat perbelanjaan Mall Alun-Alun akan berakhir. Pemkot Malang akan segera mengambil alih pengelolaan bangunan tiga lantai itu. Rencananya akan dibangun Mall UMKM. Hanya saja perencanaanya belum selesai. 

Hal ini dikarenakan Detail Engineering Design (DED) Mall UMKM belum rampung konsepnya. Meski begitu, Pemkot Malang tetap menegaskan tidak akan memperpanjang kontrak Mall Alun-Alun itu, meskipun DED Mall UMKM belum rampun di masa kontrak sudah habis.

Hal ini ditegaskan Sekda Kota Malang Drs Wasto. Ia menyampaikan, DED masih dalam proses perampungan dan pihaknya tidak ingin terburu-buru untuk segera menyelesaikan meskipun masa kontrak Mal Alun-Alun ini tinggal sebulan. 

Pemkot Malang akan memberi kelonggaran pada pihak penyewa tersebut untuk terus meneruskan sewa dengan perhitungan bulanan. Hingga gedung tersebut dibongkar dan diubah pemanfaatannya. 

”Ya, tidak diperpanjang, habis September. Tapi selama proses DED masih dirampungkan kita tetap menyewakan tapi waktunya bulanan.” ucap Wasto.

Ia  mengatakan, masih tetap akan memanfaatkan aset pemkot itu sebelum akhirnya benar-benar dapat dibongkar. Sistem sewa per bulan itu tetap dijalankan hingga DED selesai dan eksekusi pembongkaran diketahui waktunya. 

Sementara itu, Pemkot Malang masih melakukan pendataan UMKM yang ada di Kota Malang. Saat ini lanjutnya, dinas terkait tengah melakukan pendataan siapa saja yang bisa menempati toko yang disiapkan. 

Di akhir tahun 2019 ini, Wasto juga menyebut Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PBKAD) Kota Malang melakukan penganggaran untuk dilakukan kajian investasi. Sebagai dasar nantinya aset tersebut diserahkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas). 

”Ini BPKAD masih mengajukan kajian investasi. Kalau masalah berapa lantai, peruntukannya untuk apa, masih nunggu DED,” ucapnya. (ica/aim/Malangpostonline.com)

  • Editor : aim
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ica
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI