trial_mode: on

Baru 10 Satker Gunakan KKP

  • 19-08-2019 / 22:48 WIB
  • Kategori:Malang
Baru 10 Satker Gunakan KKP

MALANGPOSTONLINE.COM - Satuan kerja (satker) pengguna alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus didorong untuk menjalankan program Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Sampai saat ini, di wilayah Malang Raya dan Pasuruan, dari 129 satker, baru 10 satker yang sudah melakukan aktifitas belanja menggunakan kartu kredit tersebut.

Kepada Malangpostonline.com, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang, Teddy, mengungkapkan di wilayah kerja KPPN Malang, tercatat ada 175 satker kuasa pengguna APBN. Namun dari 175 satker itu, yang telah diidentifikasi wajib menggunakan KKP sebanyak 129 satker. “Sebenarnya, semua satker sudah mengembalikan uang persediaan untuk KKP sebesar 40 persen dari total Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang diberikan,” kata dia.

Saat ini, lanjut dia, masih banyak yang tinggal menunggu perjanjian kerjasama dengan bank yang juga bekerjasama dengan bendahara yang bertugas untuk mengatur pengeluaran. “Jadi, memang masih perlu waktu,” kata dia.

Meski demikian, pihaknya optimis semua satker bisa menerapkan kebijakan penggunaan KKP ini. Namun, kekhawatiran akibat tidak paham bagaimana cara implementasi kebijakan KKP di lapangan masih menjadi kendala. "Untuk itu, petugas KPPN siap memberikan pemahaman dan sosialisasi di satker jika memang dibutuhkan," tandas Teddy.

Untuk diketahui, KKP merupakan alat pembayaran dengan menggunakan kartu yang dapat digunakan satker untuk melakukan pembayaran atas transaksi belanja negara yang dapat dibebankan pada APBN. Penerapan kebijakan ini merupakan Upaya Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk memperbaiki, modernisasi, dan menyederhanakan pelaksanaan anggaran. Sehingga dapat meminimalisir penggunaan uang tunai dalam transaksi keuangan negara.(tea/Malangpostonline.com)

  • Editor : tea
  • Uploader : slatem
  • Penulis : tea
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI