trial_mode: on

Cabuli Pelajar SMP, Pengamen Dihajar Massa di Karangploso

  • 21-08-2019 / 15:30 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Cabuli Pelajar SMP, Pengamen Dihajar Massa di Karangploso PENCABULAN: Tersangka Supriadi alias Pak Pri, seorang pengamen yang diamankan karena melakukan pencabulan terhadap pelajar SMP.

MALANGPOSTONLINE.COM - Seorang pengamen harus berurusan dengan polisi, sejak Senin (19/8) petang. Supriadi alias Pak Pri, warga asal Sidoarjo, yang kos di Desa Girimoyo Kecamatan Karangploso ini ditahan karena kasus pencabulan.

Pria berusia 51 tahun ini telah mencabuli seorang pelajar kelas VIII SMP. Sebut saja namanya Cinta, 16, warga Desa Girimoyo Kecamatan Karangploso. Bahkan sebelum diamankan polisi, Pak Pri sempat menjadi bulan-bulanan warga.

"Tersangka sebelumnya diamankan Polsek Karangploso. Karena kasusnya asusila, akhirnya dilimpahkan ke UPPA Polres Malang," ujar Kanit PPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana kepada Malangpostonline.com.

Diperoleh keterangan, Pak Pri adalah seorang pendatang. Dia merantau ke Malang sejak setahun lalu dengan bekerja sebagai pengamen dari kampung ke kampung dan pasar. Selama di Malang, pelaku mengontrak rumah di Desa Girimoyo Karangploso.

Perbuatan bejat tersangka ini, dilakukan pada hari Minggu (18/8) dan Senin (19/8) lalu. Kejadiannya petang hari sekitar pukul 16.30, di sebuah gubuk dekat barongan serta di belakang sekolah.

Menurut keterangan tersangka, kejadiannya saat ia jalan-jalan ke lapangan di belakang sekolah, setelah selesai beli minyak tanah. Ketika jalan-jalan itu, pelaku mengaku bertemu dengan korban lalu berkenalan. "Setelah kenalan, korban mengajak saya ke gubuk," dalih tersangka.

Di TKP itulah, tersangka kemudian meminta korban untuk melakukan oral. Setelah selesai, tersangka langsung memberi uang Rp 5 ribu sambil pergi meninggalkan korban. "Saya tidak memaksa, dia (korban, red) sendiri yang meminta. Bahkan saat oral, saya juga tidak memintanya," elaknya.

Keesokan harinya, tersangka yang ketagihan kembali mendatangi lapangan. Lagi-lagi ia bertemu dengan korban. Korban kemudian diajak ke belakang sekolah. Di tempat yang sepi itulah, tersangka kembali minta diperlakukan seperti sebelumnya. Namun belum sempat melakukan oral, aksinya ketahuan warga.

Melihat ulah tersangka, warga langsung menangkapnya beramai-ramai dan menghajarnya. Tersangka kemudian digelandang ke rumah ketua RT setempat, sebelum akhirnya diserahkan ke petugas Polsek Karangploso yang datang ke lokasi setelah mendapat laporan warga. "Saya baru sekali ini, sebelumnya sama sekali tidak pernah. Saya datang ke Malang ini, niatannya hanya bekerja," ucap tersangka.(agp/lim/Malangpostonline.com)

  • Editor : lim
  • Uploader : slatem
  • Penulis : agp
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI