Rayakan HUT ke-74 RI

Warga Tegal Pasangan, Gelar TGP Zaman Biyen

  • 21-08-2019 / 20:05 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Warga Tegal Pasangan, Gelar TGP Zaman Biyen ZAMAN BIYEN: Camat Pakis Firmando Hasiholan Matondang mendatangi lokasi pasar rakyat di event TGP Zaman Biyen.

MALANGPOSTONLINE.COM – Puluhan warga Dusun Tegal Pasangan sejak beberapa hari terakhir berdandan tidak seperti biasa. Saat keluar rumah, pakaian yang digunakan layaknya pakaian zaman tempo dulu. Tidak sedikit dari warga keluar dengan pakaian ala pejuang, lengkap dengan senjata bambu runcing. Bahkan, saat berpapasan dengan warga yang lain, mereka tak lupa berteriak.. Merdeka!

Penampilan warga yang berbeda ini sebagai bentuk mendukung kegiatan TGP Zaman Biyen, yang digelar warga Dusun Tegal Pasangan, Desa Pakis Kembar, Pakis. TGP Zaman Biyen itu merupakan kegiatan yang digelar warga dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia.

‘’TGP Zaman Biyen ini digelar di area Dusun Tegal Pasangan. Ada banyak kegiatan disana," ungkap Camat Pakis, Firmando Hasiholan Matondang, kemarin.

Mando begitu Firmando Hasiholan Matondang akrab dipanggil, menyebutkan jika dalam event tersebut ada beberapa kegiatan. Mulai dari pasar rakyat, pameran produk-produk UMKM, serta hiburan, dan permainan tradisional.

"Di pasar rakyat, makanan yang disajikan adalah makanan atau jajanan tempo dulu. Event ini digelar selain memperingati HUT ke-74 RI, juga sebagai upaya melestarikan kebudayaan," katanya.

Mando mengaku kaget dengan kegiatan tersebut. Karena seluruh warga mendukung, dan menyambut gembira event itu. "Kalau tahun-tahun sebelumnya warga menggelar karnaval untuk peringatan HUT  Kemerdekaan RI. Tapi tahun ini, mengemas kegiatannnya dengan gelaran lain.

Kegiatan TGP Zaman Biyen ini direspon bagus masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahun," tambah Mando.

Puluhan warga meski menggunakan pakaian tempo dulu, sama sekali tidak malu maupun canggung. Mereka berbaur dengan warga lainnya, dan berbelanja di Pasar Rakyat. "Tujuan kami dengan adanya kegiatan ini, untuk memberikan wadah kepada pelaku usaha, agar mereka dapat menjual produknya. Sekaligus memudahkan masyarakat, memperoleh barang yang diinginkan," ujar Mando.

Dia mengatakan, suasana tempo dulu semakin kental saat alunan musik Keroncong dimainkan. Para muda-mudi dan warga lainnya tampak menikmati sajian tersebut. "Kalau idenya darimana saya juga kurang paham. Tapi yang jelas, melihat warga yang sangan antusias, kegiatan ini akan digelar secara rutin. Bahkan tidak hanya saat bulan Agustus, tapi juga bulan-bulan lainnya,’’ pungkasnya. (ira/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU