trial_mode: on
Destinasi Wisata Baru Kota Batu

Yuk... Jelajahi 24 Ribu Kitiran

  • 21-08-2019 / 23:13 WIB
  • Kategori:Batu
Yuk... Jelajahi 24 Ribu Kitiran Bumi Kitiran di Dusun Binangun, Bumiaji, Kota Batu  menghadirkan sensasi foto untuk sosial media.

BATU-Kekayaan wisata Kota Batu tak ada habisnya untuk dieksplore. Terbaru muncul wisata Bumi Kitiran di Dusun Binangun, Bumiaji. Tempat wisata ini terdiri dari hamparan  24 ribu kitiran  dengan sembilan warna. Sudah begitu, diperkaya sejumlah spot foto keren.

Lengkap dengan penyangganya, puluhan ribu kitiran itu ditancapkan di lahan seluas 6.000 meter persegi. Diperkuat dengan aneka warna, wisatawan bisa memanjakan mata dan foto berlatar kitiran.

Tak hanya pemandangan ribuan kitiran yang berbaris rapi, pesona pegunungan yang mengitari Kota Batu juga bisa dinikmati dari taman tersebut. Jika wisatawan berkunjung sore hari, pesona lain yang bisa dinikmati yakni panorama matahari terbenam (sunset).

Owner Bumi Kitiran, Sukaji Widya Antoko mengatakan, destinasi wisata buatan yang baru saja di launching 18 Agustus tersebut terinspirasi dari Taman Dewari Megelang, Jawa Tengah. Ia sengaja membuat Bumi Kitiran di Kota Wisata Batu karena ingin memberikan alternatif destinasi wisata yang berbeda dan belum ada sebelumnya.

"Selain itu kami ingin mengedukasi wisatawan dan anak-anak pada khususnya agar melestarikan budaya mainan asli Indoesia," ujar Aji, sapaan akrab Sukaji Widya Antoko

kepada Malang Post, Rabu (21/8) kemarin.

Lokasi Bumi Kitiran sebelumnya merupakan lahan pertanian jeruk. Namun karena potensi wisata yang besar, Aji akhirnya membuat hamparan kitiran berwarna-warni.

Dia menjelaskan, pembangunan Bumi Kitiran menghabiskan waktu selama tiga bulan. Nilai investasinya sekitar Rp 200 juta. Sedangkan untuk fasilitas saat ini adalah gazebo, spot foto empat dimensi berbentuk bunga dan bintang serta toilet.

"Meski sudah dilaunching, kami masih terus berbenah. Rencananya kedepan kami akan buat taman bunga di beberapa titik dan tempat untuk nongkrong. Sehingga wisatawan bisa lebih lama di Bumi Kitiran," bebernya.

Sementara untuk tiket masuk sangat ramah dompet. Yakni Rp 10 ribu per orang. Jam bukanya mulai 07.00 - 17.00 WIB setiap hari.

Sedangkan akses terbilang cukup mudah. Dari pusat Kota Batu atau Alun-Alun Kota Batu,  wisatawan hanya butuh waktu sekitar 20 menit ke lokasi. Untuk menuju lokasi, memang saat ini belum ada papan penunjuk arah. Namun wisatawan bisa menggunakan Google Map agar lebih mudah menuju Bumi Kitiran.

Hingga saat ini, Aji mengaku setiap harinya rata-rata kunjungan wisatawa mencapai 40 orang per hari. Maksimal kunjungan dibatasi 100 orang lantaran disesuaikan dengan ketersediaan lahan parkir.

Noerma Diyana,  salah seorang wisatawan yang datang ke Bumi Kitiran menyatakan rasa kagumnya. Ia terpesona lalu datang bersama teman-temannya untuk foto di tempat wisata tersebut. "Tempat wisata Bumi Kitiran ini sangat unik dan bisa dibilang tidak ada di Malang Raya," pungkasnya. (eri/van)

  • Editor : van
  • Uploader : hargodd
  • Penulis : eri
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI