Pemilihan Ketua Umum IKPI

Pukul 23.00, Ribuan Peserta Masih Antre Verifikasi

  • 22-08-2019 / 23:09 WIB
  • Kategori:Batu
Pukul 23.00, Ribuan Peserta Masih Antre Verifikasi PEMILIHAN: Peserta Kongres XI IKPI antre verifikasi untuk mendapatkan surat suara pemilihan calon Ketua Umum dan Ketua Pengawas IKPI Periode 2019-2024 di depan pintu hall Kertanegara Singhasari Resort

MALANGPOSTONLINE.COM - Proses pemilihan Ketua Umum dan Ketua Pengawas Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) masih berlangsung hingga pukul 23.00 Kamis (22/8) malam ini. Ada beberapa langkah yang diambil panitia untuk pemilihan dengan sistem voting di hall Kertanegara Singhasari Resort Kota Batu.

Pemilik hak suara atau peserta kongres sebanyak 1040  terlebih dahulu keluar dari hall. Sedangkan lokasi pemilihan atau hall lebih dulu steril. Mereka kemudian menjalani verifikasi bertingkat. Verifikasi pertama menggunakan sidik jari. Sedangkan verifikasi kedua adalah scan barcode name tag. Antrean panjang terlihat pada lokasi verifikasi, depan komputer dekat pintu masuk hall.

Jika peserta atau calon pemilih tidak berhak memberikan hak suara, komputer otomatis memberikan kode, anda tidak berhak memilih. Jika peserta berhak memilik, dia mendapatkan surat suara. Surat suara berupa kertas kosong dan kertas ini diisi. "Kertas suara diisi satu nama calon Ketua Umum dan satu nama calon Ketua Pengawas. Jika nama ditulis dua, berarti tidak sah," ungkap salah satu panitia dalam simulasi dan penjelasan mekanisme pemilihan Ketua Umum dan Pengawas IKPI.

CALON KETUA UMUM: (dari kanan ke kiri) Calon Ketua Umum IKPI Eddy Faisal, M Soebakir, Sri Wahyuni dan David Thjai duduk bersama menjelang pemilihan.

 

Mereka yang mendapatkan surat suara langsung masuk dalam hall Kertanegara. Mereka menulis pada bilik suara berjumlah tujuh unit. Surat suara yang sudah ditulis nama calon Ketua Umum dan Ketua Pengawas langsung dimasukkan pada kotak suara. Pintu hall hanya ada satu yang dibuka dan satu untuk keluar. 

Sebelum pemilihan, calon Ketua Umum menyampaikan visi misi di depan ribuan peserta. Masing-masing calon menyampaikan visi misi selama 10 menit. David Thjai mendapat kesempatan pertama menyampaikan visi misi. Dia sangat berapi-api menyampaikan visi misi di podium. 

Sedangkan Eddy Faisal mendapatkan kedua dalam penyampaian sekaligus orasi visi misi. Dia juga tidak kalah semangat dalam menyampaikan visi misi itu. Dia menyampaikan, semua urusan anggota IKPI cukup dengan HP. "Semua urusan cukup pada HP anda. Tidak ada namanya Ketua Umum sedang tidak ada ditempat. Ketua Umum ada di HP anda," ungkap Eddy Faisal. 

M Soebakir mendapatkan kesempatan menyampaikan visi misi. Visi misi calon ini paling singkat diantara calon lainnya. Itu karena dia sudah selesai menampaikan visi misi sebelum waktu habis, bahkan tidak terdengar peringatan dari pimpinan sidang. 

Sedangkan Sri Wahyuni merupakan satu-satunya calon perempuan. Dia menyampaikan jika sudah waktunya IKPI dipimpin Ketua Umum perempuan. (feb/Malangpostonline.com)

  • Editor : feb
  • Uploader : slatem
  • Penulis : febri
  • Fotografer : febri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI