1500 Prajurit Divisi 2 Kostrad Dapat Pengarahan Dari Menhan

  • 23-08-2019 / 19:55 WIB
  • Kategori:Kabupaten
1500 Prajurit Divisi 2 Kostrad Dapat Pengarahan Dari Menhan Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi Panglima Divisi Infantri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto menyalami para prajurit usai memberikan pengarahan Jumat (23/8) di GOR Vira Yudha Divif 2 Kostrad

MALANGPOSTONLINE.COM - Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) RyamizarI Ryacudu,  melakukan kunjungan kerja di Divisi Infantri (Divif) 2 Kostrad, Singosari. Jumat (23/8), mantan Panglima Divif 2Kostrad ini tidak sekadar melihat-lihat. Tapi Menhan juga memberikan pengarahan kepada para prajurit Kostrad.

Kepada prajurit, Ryamizard mengaku bangga dapat berkunjung di Divisi Infantri 2 Kostrad. Dia juga mengaku bangga kepada para prajurit Divisi Infantri 2 Kostrad. "Saya kalau melihat prajurit, langsung terbayang hidup bersama prajurit. Ya karena sebagian besar hidup saya bersama prajurit, melakukan operasi bersama-sama," katanya. Kebanggaannya hidup dengan para prajurit dikatakan Menhan tidak ada duanya. Apalagi saat melaksanakan operasi. Di hutan-hutan, bersama prajurit, adalah hal yang membanggakan baginya.

"Kalau orang itu mewakafkan harta atau tanah untuk membangun masjid, itu biasa. Tapi kalau saya, saya wakafkan nyawa saya untuk tanah air tercinta ini," katanya. Ryamizard tidak sembarangan mengatakan itu. Dia memiliki alasan. Yaitu saat di medan pertempuran, nyawanya adalah taruhannya. 

"saya jadi prajurit itu tanpa pernah merasa takut," katanya. Dalam pengarahannya, Ryamizard juga menceritakan pengalamannya memimpin operasi di daerah-daerah konflik. Salah satunya di Aceh. diceritakan Ryamizard saat jadi Kasad dipimpin sendiri olehnya. Dan dia berhasil menaklukkan GAM.  "Saya Kasad, saya kejar sendiri, kejar 

Artinya jika jadi prajurit handal tunjukkan, sebagai prajurit profesional dan berani. Dan saat itu saya berhasil menaklukkan anggota GAM," katanya. Menhan juga mengatakan, ada dua hal yang paling tidak disuka, yaitu teroris dan pemberontak. Saat berhadapan dengan mereka (teroris) dan pemberontak, Menhan mengaku tidak mengenal ampun. Dan operasi yang dipimpinnya di Aceh itupun diceritakan Menhan saat ada pertemuan 10 Menhan negara Asean di Singapura.

Sebagai prajurit, mantan Pangkostrad ini juga mengatakan setiap prajurit telah diambil sumpahnya. Yaitu Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UU 45. Dia pun mengaku heran ada prajurit yang menyimpang.

"Kami patriot Indonesia, yang mendukung ideologi negara. Pancasila pemersatu bangsa ini. Kalau pemersatu bangsa ini  hilang, maka hancur negara ini. Itu sebabnya, mari kita bersama-sama menjaga Pancasila sebagai pemersatu bangsa, sebagai ideologi bangsa," urainya.

Ryamizard juga mengatakan, hal ini juga yang akan disampaikan kepada para mahasiswa baru, saat memberikan kuliah umum di Universitas Brawijaya Sabtu (24/8). Dia akan menekankan kepada para mahasiswa untuk tahu dan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa dan dasar negara Indonesia. "Kenapa kami menekankan ini kepada para mahasiswa, agar mereka tidak terpengaruh dengan khilafah. Karena jika terpengaruh dan tidak menghargai Pancasila, yang terjadi adalah perang saudara. 

"Bangsa kita tidak ada musuh. Musuh kita musuh negara, musuh negara musuh kita. Pemberontak, teroris, kita selesaikan, jangan ada toleran pada khilafah atau teroris.  Paham!!!," tekannya kepada prajurit. Dia mengatakan bahwa prajurit dan adalah   alat negara, pertahanan terdepan bangsa. Itu sebabnya harus profesional dan tangguh serta andal dalam menjalankan tugas.

Sementara itu Panglima Divisi 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, dalam sambutannya lebih dulu mengucapkan selamat datang kepada Menhan dan rombongan. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Menhan  yang sudah datang ke markas Divif 2 kostrad. "Kami tentunya merasa sangat bangga dan terhormat mendapat kunjunhan bapak Menhan RI. Semoga dengan arahan yang disampaikan dapat memberikan kemajuan bagi Divif 2 Kostrad ke depan," katanya. 

Dalam laporannya, pangdivif juga melaporkan jika prajurit yang hadir pengarahan sebanyak 1500 orang. Selain itu Pangdivif juga menyampaikan di satuannya banyak prajurit yang terlibat kegiatan. Baik latihan maupun operasi penugasan.

Dalam kunjungan kerja ini Menhan  juga mendapatkan  Cinderamata. Cinderamata itu diberikan langsung oleh Pangdivifm yaitu berupa patung Vira Cakti Yudha dan foto Ryamizard Ryacudu saat menjabat sebagai Panglima Divisi Infantri 2 Kostrad. Menggunakan baret Kostrad Ryamizard terlihat sangat gagah. 

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan penanaman pohon di halaman Divisi 2 Kostrad oleh Ryamizard dan pejabat TNI lainnya.(ira/Malangpostonline.com)

  • Editor : ira
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ira
  • Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI