Pemkab Tunggu Jadwal Teknis Rekruitmen CPNS 2019

  • 02-09-2019 / 17:20 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Pemkab Tunggu Jadwal Teknis Rekruitmen CPNS 2019 Kepala BKPSDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah

MALANGPOSTONLINE.COM -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengajukan tambahan rekrutmen CPNS tahun 2019. Usulan tersebut untuk mencukupi kebutuhan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Malang.

Pernyataan itu disampaikan Kepala BKPSDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah. "Usulan tambahan CPNS sudah kami sampaikan ke Menpan RB pada awal Agustus lalu. Kami mengusulkan tambahan CPNS sebanyak 600 orang," ujar Nurman, Senin (2/9) kepada Malangpost_online.

Menurutnya, tambahan 600 CPNS itu, sesuai dengan kuota yang diberikan pemerintah pusat untuk Kabupaten Malang. Namun secara faktual, tambahan 600 CPNS tersebut sebenarnya masih kurang dibandingkan dengan jumlah PNS yang pensiun. Setiap tahunnya, kata Nurman, ada sekitar 800 - 900 PNS di Kabupaten Malang yang purna tugas atau pensiun. Sementara, sejak tahun 2014 sama sekali tidak ada tambahan PNS, yang terjadi justru berkurang setiap tahunnya.

"Baru mulai ada perekrutan CPNS pada tahun 2018 dan tahun ini. Sehingga bisa dihitung berapa kebutuhan PNS untuk Kabupaten Malang, kalau setiap tahun berkurang. Tinggal mengalikan sajak sejak tahun 2014 tidak ada perekrutan," jelasnya.

Lebih lanjut, Nurman mengatakan, pengajuan tambahan CPNS ke pemerintah pusat, tidak hanya untuk tenaga honorer kategori dua (K2). Tetapi juga untuk kebutuhan lainnya, seperti sarjana ilmu teknik sipil dan ekonomi. "Namun yang pasti adalah kebutuhan PNS untuk tenaga pendidik (guru) serta kesehatan. Karena PNS untuk guru dan kesehatan inilah yang kekurangannya paling besar," ungkapnya.

Lantas untuk pendaftaran CPNS, kata Nurman, masih belum dimulai. Karena menunggu kepastian kuota untuk Kabupaten Malang, termasuk menunggu persetujuan dari Menpan RB atas usulan yang telah diajukan.

"Untuk pendaftaran dan pengumuman adalah domain dari pemerintah pusat. Kami hanya menyediakan sarana tempat pelaksanaan saja. Harapannya, dari 600 kuota yang kami ajukan bisa sepenuhnya terisi," paparnya.

Jumlah aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Malang, saat ini sebanyak 12.767 orang. Jumlah tersebut belum termasuk tenaga honorer yang jumlahnya mencapai sekitar 10 ribu. Karenanya dalam perekrutan CPNS tahun ini, diutamakan adalah untuk tenaga honorer K2.

Pada seleksi CPNS tahap pertama tahun lalu, tercatat ada 776 CPNS yang lolos. Dari kuota 830 CPNS untuk Kabupaten Malang. Ada 54 kuota yang tidak terisi, karena ada aturan baru batas usia tenaga K2 yang tidak boleh lebih dari 35 tahun.

Secara khusus menurut Nurman, pihaknya belum melakukan persiapan apapun. Karena untuk jadwal teknis terkaut rekruitmen CPNS ditangani pusat. "Seperti tahun lalu, daerah hanya memiliki peran menerima pendaftaran saja. Selanjutnya berkas pendaftatan dikirim ke pusat, untuk seleksi administrasi," ungkapnya.

Kemungkinan rekruitmen CPNS tersebut, lanjut Nurman, menggunakan sistem online seperti tahun sebelumnya. "Kalau informasi yang kamj terima pendaftaran CPNS ini digelar Oktober mendatang. Tapi untuk waktu tepatnya, masih menunggu," tandasnya. (agp/ira/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU