trial_mode: on

Kekasih Diganggu, Ancam Warga dengan Parang

  • 21-09-2019 / 12:47 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Kekasih Diganggu, Ancam Warga dengan Parang Peristiwa, Kekerasan, Senjata Tajam, Sajam, Wonosari, Tersangka Ferdian Azhari dan barang bukti sajam yang diamankan.

MALANG - Ferdian Azhari, 34, harus mendekam dalam terali besi Mapolsek Wonosari, sejak Jumat (20/9) malam. Warga Desa/Kecamatan Wonosari ini ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam jenis parang. Ia dibekuk petugas di sebuah warung kopi di Jalan Raya Gunung Kawi, Wonosari.

Sajam tersebut digunakan untuk mengancam Subowo, 49, warga Dukuh Tumpangrejo Desa Kebobang Kecamatan Wonosari. Alasannya, tersangka sakit hati lantaran merasa kekasihnya diganggu oleh korban.

"Tersangka Ferdian ini, kami tangkap di lokasi kejadian sesaat ketika terjadi keributan. Barang buktinya kami mengamankan sebuah sajam jenis parang," ujar Kapolsek Wonosari, Iptu Edi Purnama.

Malam itu sekitar pukul 18.30, petugas Polsek Wonosari sedang melakukan patroli. Ketika melintas di lokasi, petugas melihat ada keramaian di pinggir jalan. Polisi pun langsung mendatangi lokasi.

Diketahui saat itu, dengan emosi tinggi tersangka Ferdian mengancam akan melukai Subowo. Bahkan, tersangka sempat mengayunkan senjatanya ke arah korban, namun berhasil ditepis menggunakan kursi kayu.

Lantaran melihat tersangka membawa sajam, akhirnya petugas langsung mencegah. Kemudian membawa tersangka Ferdian yang tubuhnya penuh lukisan tatto ini ke Polsek Wonosari.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang nomor 12 tahun 1951 tentang kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin. Ancaman hukumannya adalah di atas 5 tahun kurungan penjara.

"Kami masih mengembangkan kasusnya. Apakah tersangka Ferdian ini juga terlibat tindak kejahatan lainnya," tutur mantan KBO Satlantas Polres Malang ini. (agp/lim/Malangpostonline.com)

  • Editor : lim
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI