Dua Polantas Polres Makota Selamatkan Wanita Berhijab Kejang-Kejang di Angkot

  • 10-10-2019 / 16:42 WIB
  • Kategori:Malang
Dua Polantas Polres Makota Selamatkan Wanita Berhijab Kejang-Kejang di Angkot

Malangpostonline.com - Aksi heroik dua Polantas Polres Malang Kota (Makota) ini patut diacungi jempol. Saat mereka sigap menyelamatkan jiwa seorang wanita berhijab saat menjalankan tugas. Nyawa perempuan itu akhirnya terselamatkan, setelah dua Polantas ganteng itu membawanya ke rumah sakit.

Dua Polantas ganteng itu adalah Briptu Luky Yanuar dan Aipda M Arifin. Saat peristiwa terjadi, mereka tengah bertugas melaksanakan poros pagi depan Pos Lantas Jalan Bandung, Kota Malang.

Cerita heroik itu bermula saat Briptu Luky dan Aipda Arifin menerima laporan masyarakat, adanya penumpang angkot (angkutan kota) berjenis kelamin perempuan mengalami kejang-kejang hingga kemudian pingsan dalam angkot.

Saat itulah kedua anggota Satlantas Polres Malang Kota itu, langsung cepat merespon dengan menghampiri mikrolet yang membawa perempuan tersebut.

Dengan cepat Aipda M. Arifin menghidupkan mesin mobil Patwal yang tengah diparkir depan Pos Lantas, sementara Briptu Luky Yanuar mengangkat tubuh wanita tidak berdaya itu masuk ke dalam mobil Patwal 21-02. Patwal pun melaju kencang menuju IGD Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA).

Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marheni membenarkan akan peristiwa yang terjadi pada Rabu (9/10/2019) pagi.

Dikatakan, bahwa pertolongan cepat merespon dari laporan masyarakat, yang diterima oleh dua anggota tersebut saat melaksanakan poros pagi.

"Jadi awalnya, anggota menerima laporan masyarakat saat melaksanakan poros pagi, jika ada seorang perempuan yang tengah menumpang dalam kondisi membutuhkan pertolongan. Maka kemudian dengan cepat dievakuasi menggunakan mobil Patwal untuk dibawa ke RS Saiful Anwar," ungkap Ni Made dikutip dari Detikcom, Kamis (10/9/2019).

Dikatakan, bahwa hasil identifikasi perempuan berjilbab itu adalah Endang Tri Mulyani (48), merupakan staf di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Endang saat itu menumpang angkot, untuk berangkat ke tempat kerja dari rumahnya di Jalan Keben II, Sukun, Kota Malang.

"Ketika dalam perjalanan menumpang angkot itu, korban mengalami kejang-kejang hingga kemudian pingsan. Hasil diagnosa sementara, yang bersangkutan menderita penyakit epilepsi," terang Ni Made.

Apa yang dilakukan dua anggota Polantas Polres Malang Kota ini, patut diberikan apresiasi. Selain melakukan tindakan tegas bagi pelanggar berkendara. Tetapi, sebagai manusia biasa, mereka juga memiliki naluri untuk saling membantu sesama. (fat/dtk/bua/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : DTK
Fotografer : DTK

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU