Siaga Bencana, Gelar Apel Pasukan Aman Nusa II

  • 20-12-2019 / 21:33 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Siaga Bencana, Gelar Apel Pasukan Aman Nusa II PERIKSA PASUKAN: Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung melakukan pemeriksaan pasukan dan peralatan saat Apel Gelar Pasukan Aman Nusa II di halaman Polres Malang, Jumat (20/12).

Malangpostonline.com – Apel Gelar Pasukan Aman Nusa II digelar di halaman Polres Malang Jumat (20/12). Apel yang digelar dalam rangka kesiagaan penanganan kontijensi bencana tahun 2020 bersama stake holder terkait, yaitu TNI, BPBD, PMI, Tagana, Orari dan Pramuka, serta instansi lainnya, dan dipimpin oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung. “Saat ini masuk musim penghujan. Kadang disertai dengan angina kencang. Kejadian ini harus diwaspadai, dengan seksama,’’ kata Kapolres.

Dia mengatakan, penanganan bencana tidak bisa ditangani oleh satu instansi. Tapi penanganan bencana harus dilakukan bersama-sama. Tujuannya untuk meminimalisir dampak bencana tersebut. “Melalui apel ini, mari bersama-sama menyatukan visi dan misi, untuk penanganan bencana. Sehingga begitu ada informasi, semuanya langsung bergerak sesuai tupoksinya masing-masing,’’ ungkap Ujung, panggilan akrab Yade Setiawan Ujung.

Apel itu, lanjutnya, sekaligus mengecek kesiapan personil. Baik secara mental maupun fisik. Sehingga saat terjadi bencana, petugas langsung berangkat. “Apel ini sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana. Jadi saat ada kejadian, tidak bingung lagi, tapi langsung berangkat,’’ tambah perwira dengan dua melati di pundak ini.

Melalui apel tersebut, memudahkan koordinasi dan komunikasi saat terjadi bencana. “Selain itu bila terjadi bencana, yang tidak diinginkan, semuanya sudah siap memitigasi dan mengurangi dampak risiko dari bencana. Karena dengan kesiap siagaan, risiko akan lebih terminimalisir sedikit mungkin,’’ urainya.

Ujung  juga mengatakan, saat ini di wilayah Kabupaten Malang sudah terbentuk 5 Posko Aman Nusa. Yaitu di  Ngantang, Wajak, Tumpang, Tirtoyudo dan Gedangan. Posko itu dibentuk berdasarkan peta kerawanan terjadi bencana. “Diketahui rawan, mengacu pada tahun-tahun sebelumnya. Di lima wilayah itulah, bencana beberapa kali terjadi. Dengan dibentuknya posko di sana, diharapkan saat terjadi bencana, penanganannya akan lebih cepat,’’ tandasnya. (ira/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU