Baru Pertama di Malang, Pemutaran Film Selama Tiga Hari

Malvocs Putar Film Jejak Langkah 2 Ulama

  • 13-02-2020 / 17:48 WIB
  • Kategori:Sekolah
Malvocs Putar Film Jejak Langkah 2 Ulama Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Arif Joko Suryadi S.Ag M.Si, menunjukkan studio Mini Cinema Malvocs yang akan memutar film Jejak Langkah 2 Ulama.

Malangpostonline.com - Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah adalah ormas keagamaan terbesar di Indonesia. Berdirinya dua organisasi ini tak lepas dari dua tokoh ulama, yakni KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan. Bagaimana kisah perjalanannya, saksikan pemutaran film Jejak Langkah 2 Ulama yang bakal diputar selama tiga hari di Mini Cinema Malvocs SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.

"Pemutaran film pada tanggal 27, 28 dan 29 Februari. Setiap hari ada tiga kali pemutaran, yakni pukul 09.00, 13.00 dan 19.00. Di Malang pemutaran film Jejak Langkah 2 Ulama baru di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen," terang Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Arif Joko Suryadi S.Ag M.Si.

Film Jejak Langkah 2 Ulama merupakan karya kolaborasi antara Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang dengan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Muhammadiyah. Film ini mengangkat kisah perjalanan dua orang tokoh pendiri ormas keagamaan terbesar di Indonesia (NU dan Muhammadiyah), KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan.

Syuting film Jejak Langkah 2 Ulama ini, dilakukan pada tahun 2019 lalu. 10 siswa SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, ikut terlibat dalam pembuatan film ini. Bahkan mereka juga ikut menjadi pemeran tambahan.

Lokasi syuting yang dipilih adalah Jombang, Kediri dan Jogjakarta. Terutama untuk kebutuhan materi gambar Mbah Hasyim, sutradara Sigit Ariansyah lebih banyak syuting di Keras, Diwek Jombang yang merupakan tempat tinggal orang tua Mbah Hasyim.

Sigit Ariansyah merupakan sineas yang sudah 15 tahun berkecimpung sebagai sutradara film festival, film pendek, film dokumenter dan film iklan. Dalam film Jejak Langkah 2 Ulama, juga melibatkan Barisan Ansor Serba Guna (Banser). Sebanyak 25 anggota Banser mendapat peran sebagai Laskar Hizbullah.

Sosok Hadratussyaik Hasyim Asy’ari dalam film Jejak Langkah 2 Ulama diperankan Gus Riza Yusuf Hasyim, putra KH M Yusuf Hasyim, yang sekaligus cucu Mbah Hasyim. Sedangkan Pengasuh Pondok Putri Pesantren Tebuireng Gus Fahmi Amrullah berperan sebagai KH Sholeh Darat.

Selain di Kediri, Jombang dan Jogjakarta, pengambilan gambar juga dilakukan di Bangkalan, Madura. Pengambilan tempat itu tidak lepas dari jejak perjalanan kedua tokoh ulama. Bahwa keduanya menimba pengetahuan dari guru yang serupa.

Seperti KH Sholeh Darat dari Semarang, KH Cholil Bangkalan dan sejumlah ulama Indonesia yang masyhur di Makkah, semisal Syeh Ahmad Khatib Al Minangkabauwy, Syeh Al Bantany dan Kiai Dimyati asal Tremas, Pacitan.

Sementara, untuk menonton pemutaran film Jejak Langkah 2 Ulama, harga tiket masuk sebesar Rp 25 ribu sudah termasuk infaq. Setiap kali pemutaran, jumlah penonton maksimal 100 orang.

"Selain tanggal 27, 28 dan 29 Februari, pada hari Minggu (1/3) kami juga akan memutar film ini di Kecamatan Donomulyo. Karena itu, kalau di tempat lain ingin memutar film Jejak Langkah 2 Ulama bisa langsung berkoordinasi dengan SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen," jelas Arif.

Melalui pemutaran film bersejarah ini, lanjut Arif, berharap bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa NU dan Muhammadiyah memiliki suatu ikatan persaudaraan, yang mana sama-sama menjaga NKRI.

"Termasuk juga bersama-sama memiliki visi membawa umat lebih baik," pungkasnya sembari mengatakan bahwa pemutaran film nantinya juga akan mengundang pengurus MWCNU.(agp)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU