Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Pamerkan Puluhan Produk Potensi Desa

  • 17-02-2020 / 18:57 WIB
  • Kategori:Kampus
Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Pamerkan Puluhan Produk Potensi Desa Bupati Malang, Sanusi mendatangi satu per satu stand produk mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Malangpostonline.com – Puluhan produk berjajar memenuhi aula Rektorat lantai 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam giat Expo KKM UIN Mengabdi Senin (17/2). Produk tersebut merupakan hasil Kuliah Kerja Masyarakat (KKM yang dilakukan di semua kecamatan Kabupaten Malang dan Kota Batu dengan menggali potensi yang dimiliki desa tempat mereka mengabdi.

Sedikitnya ada lebih dari 3 ribu mahasiswa dari 42 program studi UIN Maulana Malik Ibrahim yang terlibat dalam KKM ini. Produk yang dipamerkan pun beragam, seperti keripik, permen susu, obat herbal, susu olahan dan lain sebagainya.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag, mengatakan, KKM ini dirancang agar mahasiswa terlibat secara langsung di dalam masyarakat, sehingga hasilnya lebih mengarah kepada inovasi-inovasi, misalnya produk kopi dan berbagai macam lainnya.

“Namun tidak hanya itu, ada juga pengembangan di bidang lain misalnya dakwah dengan membuat peta dakwah dalam artian lebih kompleks, bagaimana mendesain agar masyarakat itu berkembang,” ujar Prof. Haris.

Dilanjutkannya, masyarakat berkembang tersebut contohnya dari yang miskin jadi cukup, yang menderita jadi sehat, kumuh menjadi bersih dan lain sebagainya. itulah dakwah secara kompleks, tak lupa juga mengikuti potensi yang ada di daerah tersebut.

Produk-produk yang dipamerkan oleh mahasiswa dalam Expo KKM UIN Mengabdi ini banyak variasinya ada yang produk baru, pengembangan ataupun sudah pada tahap penguatan marketingnya. Sehingga peran mahasiswa KKM yakni mendampingi secara keseluruhan bukan sekadar memproduksi tetapi sampai tahap pemasarannya.

“Program KKM ini sudah ada sejak tahun 2017 dan inilah hasilnya, banyak masyarakat bahkan menginginkan KKM lebih dari satu bulan tetapi bagi kami yang penting adalah efektivitasnya yang ditingkatkan meski dalam waktu dekat sedikit tapi sangat produktif itu lebih bagus,” terangnya.

Tak hanya itu, Expo KKM UIN Mengabdi juga dihadiri langsung oleh bupati Kabupaten Malang, Sanusi. Menurutnya, kegiatan ini bisa membuktikan antara science di perguruan tinggi dengan pengaplikasian masyarakat desa.

“Pengetahuan yang diterima masyarakat itu akan memberikan dampak positif terhadap masyarakat karena mahasiswa mengabdi dengan penuh ikhlas untuk menyumbangkan pengetahuannya,” kata Sanusi.

Lebih lanjut, Kabupaten Malang memiliki banyak potensi yang bisa digali baik dari segi sumberdaya alam maupun sumberdaya manusianya. Mahasiswa KKN sangat dibutuhkan kehadirannya untuk mengajar anak-anak di desa, memberikan keterampilan di bidang keagamaan maupun teknologi.

“Dengan adanya KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini memberi semangat masyarakat di pedesaan untuk bangkit dan semangat bekerja, memperbanyak ilmu, dan memberi motivasi bagi anak-anak untuk belajar hingga seperti mahasiswa,” urainya.

Dampak positif hadirnya mahasiswa KKN tersebut juga turut disambut hangat, bahkan Sanusi siap menghibahkan lahan di Kabupaten Malang apabila UIN Maulana Malik Ibrahim ingin  mendirikan kampusnya di sana.

“Karena adanya KKN ini juga membawa perubahan perilaku masyarakat untuk berkembang sesuai yang diberikan oleh mahasiswa baik keterampilan, teknologi, pertanian, perikanan, peternakan maupun budidaya, manusia itu kalau diberi inovasi selalu ingin berubah ini yang sepatutnya bisa diterapkan oleh mahasiswa,” tandas Sanusi. (lin)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU