Pulangkan Jenazah Shinta, Keluarga Galang Dana

  • 13-08-2018 / 22:42 WIB
  • Kategori:Malang
Pulangkan Jenazah Shinta, Keluarga Galang Dana Shinta Putri Dina Pertiwi semasa hidup, saat ini keluarga kebingungan memulangkan jenazahnya.(ist)

MALANG-Sekitar pukul 13.00, viral di media sosial soal penggalangan dana untuk kepulangan jenazah Shinta Putri Dina Pertiwi. Terkait hal tersebut, Malang Post langsung menuju rumah Shinta untuk mengkonfirmasi kabar tersebut.

Ibunda Shinta Umi Salamah mengungkapkan, sekitar pukul 11.00 siang pada Senin (13/8), pihaknya menerima kabar dari Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) bahwa pemulangan jenazah Shinta ditanggung oleh keluarga.

“Awalnya kami mengira, semua ditanggung oleh KJRI. Tapi ternyata tidak, hanya administrasi. Biaya pemulangan jenazah harus ditanggung pihak keluarga,” terang dia kepada Malang Post.

Mengetahui hal tersebut, adik kandung Shinta, Helmi Panggagas Adi (21 tahun) langsung membuat akun di kitabisa.com untuk melakukan penggalangan dana. Ia juga mengumpulkan informasi berapa biaya yang dibutuhkan untuk kepulangan jenazah kakaknya. Ketika dikalkulasi, perkiraan biayanya sekitar Rp 60 juta lebih.

“Dalam waktu singkat, tidak mungkin bisa cari uang sebanyak itu. Mau pinjam bank ya rasanya tidak mungkin,” ujar dosen Universitas Brawijaya tersebut.

Menurut sang ibu, apa yang dilakukan merupakan upaya gotong royong untuk kepulangan jenazah anaknya. “Kita tidak meminta, tapi gotong royong,” kata dia.

Kemudian, ketika bantuan dana tersebut sudah cukup viral dan banyak yang simpatik, akhirnya Kementrian Luar Negeri menghubungi Umi. “Pihak Kemenlu menghubungi saya akan membantu pemulangan jenazah Shinta dengan syarat mengajukan surat permohonan dan juga surat keterangan  tidak mampu memulangkan anaknya,” kata dia.

Sampat berdebat dengan nurani, ia akhirnya memutuskan untuk membuat surat keterangan tidak mampu untuk membiayai kepulangan anaknya. “Sebagai syarat administrasi. Supaya jenazah Shinta cepat pulang,” kata dia.

Soal permohonan penggalangan dana, Umi menegaskan, yang resmi dari pihak keluarga hanyalah https://kitabisa.com/bantushintapulang. Yang lain tidak resmi. Dari pihak keluarga hanya itu saja,” papar dia.

Sampai saat ini, pihak KJRI masih belum bisa memberikan keterangan resmi berapa biaya yang harus ditanggung.

Nantinya, biaya yang sudah terkumpul, akan langsung digunakan untuk biaya pemulangan jenazah. “Kalau memang nanti ada sisanya, kami akan sumbangkan ke orang-orang yang tidak mampu. Untuk amalnya Shinta juga,” ujar dia tegar.

Sementara itu, Helmi menambahkan, dirinya merasa kasihan dengan ibu mencari uang segitu banyak dalam waktu yang singkat. “Akhirnya spontan bikin akun itu. Saya juga ingin menunjukkan kalau banyak yang peduli dengan kakak saya,” kata Helmi.

Awalnya, ia mematok harga maksimal Rp 60 juta. Kemudian, ia memaksimalkan bantuan hingga Rp 100 juta. Saat ini, sudah terkumpul lebih dari Rp 90 juta. Nantinya dari kitabisa.com akan langsung dimasukkan ke rekening ibunda Shinta, Umi Salamah.(tea/ary)

Editor : Ary
Uploader : angga
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU