Materi Dakwaan Dinilai Kurang Jelas, Nanda Gudban Ajukan Eksepsi

  • 15-08-2018 / 13:22 WIB
  • Kategori:Malang
Materi Dakwaan Dinilai Kurang Jelas, Nanda Gudban Ajukan Eksepsi Salami jpu, yaqud ananda gudban mengajukan eksepsi usai sidang dakwaan (Dicky bisinglasi/malang post)

SURABAYA- Terdakwa Anggota DPRD Kota Malang Ya'qud Ananda Gudban mengajukan eksepsi. Ia menjadi satu-satunya anggota dewan terdakwa yang melakukan hal ini dari total 18 anggota DPRD Kota Malang yang baru saja menjalani Sidang Dakwaan Kasus dugaan suap Pembahasan APBD Kota Malang tahun anggaran 2015 di Pengadilan Tipikor Surabaya siang ini.

Kuasa Hukum Ya'qud Ananda Gudban, Patra M Zen menjelaskan pihaknya memiliki dasar tersendiri melakukan hal tersebut.

"Kami nilai materi dakwaan yang ditulis dan dibacakan kurang cermat dan kurang jelas," papar Patra beberapa saat lalu kepada Malang Post.

Ia menerangkan hal-hal yang membuat kliennya keberatan adalah kurangnya penjelasan detail terkait pemberi dana kepada anggota dewan dalam materi dakwaan.

Selain itu pula, terdapat detail lain seperti pernyataan dakwaan yang menyebut seluruh ketua fraksi menyepakati adanya uang pokir.

"Nah itu yang mengatakan siapa, lalu siapa yang dikuasakan soal itu? Asalnya dari mana gak jelas diuraikan," tandasnya.

Patra melanjutkan detail eksepsi akan lebih jelas ia terangkan pada sidang eksepsi pada 20 Agustus mendatang. Menurutnya, hal ini akan memperjelas lebih banyak soal peran dan fakta yang sebenarnya terjadi. (Ica/bua)

Editor : bua
Uploader : hargodd
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU