trial_mode: on

Tempat Hiburan Tutup Sebulan

  • 16-05-2018 / 12:05 WIB
  • Kategori:Destinasi
Tempat Hiburan Tutup Sebulan DITUTUP: Selama Ramadan, tempat hiburan seperti ini harus tutup sebulan penuh. (IPUNK PURWANTO/MALANG POST)

BATU – Tempat hiburan di Kota Batu harus tutup total sebulan penuh selama Ramadan. Hal itu sesuai dengan Instruksi Wali Kota Batu No 3Tahun 2018 tentang penutupan tempat hiburan dan panti pijat. Instruksi Wali Kota ini juga langsung diberikan Pemkot Batu kepada pengelola tempat hiburan.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan Pemkot mengeluarkan instruksi bahwa hiburan, terutama karaoke dan panti pijat tidak buka selama bulan puasa. “Dua hal itu yang saya tekankan. Sedangkan lainnya berjalan seperti biasa,” ujar Bude.

Bude menjelaskan, untuk regulasi seperti rumah makan atau restoran dan warung kecil untuk memberikan penutup saat buka. “Untuk restoran dan warung kecil kita tidak bisa tutup sementara. Karena pendapatan mereka, terutama warung kecil dari berjualan. Sehingga lebih baik diberikan penutup untuk menghormati orang berpuasa,” bebernya.

Tidak hanya itu, untuk menjaga kemanan dan ketertiban, dilaksanakan Operasi Ketupat bersama Polres Batu. Operasi ketupat juga menyasar tempat hiburan yang masih buka, villa, dan pasar.

Sementara itu Ketua MUI Kota Batu, KH Nur Yasin Muhtadi menyambut gembira penutupan tempat hiburan selama Ramadan. “Penutupan tempat hiburan untuk menghormati umat Islam melaksanakan ibadah puasa,” ujar Nur Yasin kepada Malang Post.

Ia menjelaskan lebih lanjut, tempat-tempat hiburan yang ditutup sementara tersebut adalah tempat hiburan seperti panti pijat, pub, bar, karaoke, kafe dan klub malam. Penggunaan pengeras suara pada kegiatan ibadah di musala dan masjid dibatasi hingga pukul 22.00.

“Penggunaan pengeras juga dibatasi dalam Intruksi tersebut. Tujuannya juga untuk menghormati orang lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu pemilik Dhogadho Cafe and Massage, Franky Setiawan mengungkapkan, penutupan tempat hiburan setiap memasuki bulan puasa dilakukan. Sehingga bukan menjadi masalah baginya. “Bukan jadi masalah dengan ditutupnya usaha hiburan. Karena hal itu bertujuan untuk menghormati umat muslim berpuasa,” pungkasnya. (eri/feb)

  • Editor : bua
  • Uploader : buari

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI