Cari Pekerja Migran, BNP2TKI Ramaikan Career Expo Polinema

  • 30-08-2018 / 09:42 WIB
  • Kategori:Kampus
Cari Pekerja Migran, BNP2TKI Ramaikan Career Expo Polinema BERBURU: Sejumlah alumni Polinema menghadiri event career expo ketiga di Aula Pertamina, kemarin. Dicky Bisinglasi/Malang Post

MALANG- Bagi Anda yang mencari informasi kerja ke luar negeri, bisa datang ke agenda Career Expo Polinema. Ada stand Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang menyiapkan informasi lengkap seputar lowongan kerja ke luar negeri.

“Bidang yang paling banyak dibutuhkan pada sektor hospitality, kesehatan, dan konstruksi.   Polinema sebagai mitra penyedia SDM professional bagi BNP2TKI,” ujar Kepala Seksi Potensi Suplay BNP2TKI, Eka Aquariza.

Selama ini, kata dia, pekerjaan di luar negeri masih favorit untuk sebagian orang melalui tahapan skema baik swasta maupun melalui pemerintah. Target BNP2TKI tahun lalu yakni mampu mewadahi 300 ribu pekerja ke luar negeri.

Melalui event carer expo, pencari kerja juga akan mendapat edukasi terkait pemerintah yang dalam waktu dekat akan merilis TKI sebagai pekerja migran Indonesia. Hal ini ditengarai untuk mengubah stigma TKI yang low level dan low skill.

“Kelebihan kerja di luar negeri mulai dari gaji tinggi dan pengalaman yang banyak. Begitu kembali ke Indonesia, memiliki nilai plus dengan budaya dan kompetensinya. Bahkan, sertifikat dapat digunakan untuk menambah nilai plus bekerja di Indonesia,” ungkap pria berkacamata ini.

Sementara itu, kemarin, sudah ada seribu mahasiswa yang menghadiri career expo di Aula Pertamina. Sebanyak 23 perusahaan membuka stand informasi dan lowongan kerja di sana hingga, hari ini.

"Event ketiga ini tepat berlangsung pada musim panen alumni, terlebih beberapa perusahaan telah mengajukan kebutuhan tenaga kerja di Polinema," ujar Pembantu Direktur bidang kerjasama dan pengembangan Dr Luchis Rubianto LRSC MMT kepada Malang Post, kemarin.

Polinema telah menjalankan beberapa skema dengan mewisuda kelas industri terlebih dulu, seperti kelas GMF. Hal ini dilakukan lantaran memenuhi kebutuhan industri yang diseimbangkan dengan rancangan kurikulum pada perkuliahan. Selain itu, lulusan nanti diharapkan dapat diterima kerja lebih cepat dan kembali ke tempat asal untuk pembangunan daerahnya.

"Jika event expo dilaksanakan dan mampu menampung lulusan sebelum diwisuda. Maka masa tunggu alumni akan lebih singkat yang akan berpengaruh pada proses akreditasi Polinema," tandasnya. (ita/oci)

Editor : oci
Uploader : dinda
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU