trial_mode: on

Unida Malang Melepas 603 Wisudawan

  • 03-09-2018 / 15:22 WIB
  • Kategori:Kampus
Unida Malang Melepas 603 Wisudawan WISUDA: Rektor Unida, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, S.H,.M.H, mewisuda mahasiswa program Sarjana dan Pascasarjana, Sabtu (1/9).

MALANG– Universitas Wisnuwardhana (Unida) Malang melepas 603 wisudawan dari program Sarjana dan Pascasarjana, Sabtu (1/9). Prosesi wisuda diwarnai dengan orasi ilmiah dari Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Endang Sungkawati, M.Si, dengan tema Meningkatkan Kepercayaan dan Partisipasi Anggota Menuju Koperasi Wanita yang Mandiri.

Menurut Endang Sungkawati dalam orasinya, koperasi memiliki peranan penting dalam proses keberlangsungan perekonomian di Indonesia, terlebih semangatnya untuk memperjuangkan kebutuhan ekonomi dan kesejahteraan para anggotanya.

“Pemerintah Jawa Timur telah berupaya mengentaskan kemiskinan dengan mencanangkan program ekonomi kerakyatan satu desa satu koperasi wanita. Dan hingga 2016 tercatat sudah ada 8.506 koperasi wanita untuk menumbuhkan wirausaha baru serta mencegah urbanisasi,” ungkap Endang, sapaan akrabnya.

Dengan adanya koperasi wanita memberikan peluang bagi perempuan untuk ikut serta terhadap perencanaan, pengambilan keputusan dan pelaksanaannya. Sehingga mereka dapat membangun kesadaran menjadi consciencious. Apabila sudah menyadari peran tersebut maka akan mampu menentukan dan membangun koperasinya lebih baik untuk memberikan kesempatan kepada pihak-pihak lain.

Bagi para anggotanya, koperasi wanita mampu memberikan manfaat baik secara ekonomi maupun non ekonomi meskipun yang dirasakan oleh anggotanya tidak terlalu memuaskan. Minimnya manfaat ini diakibatkan oleh kurangnya partisipasi.

“Manfaat koperasi wanita akan mampu dirasakan oleh setiap anggotanya apabila mereka berpartisipasi aktif dalam kegiatan perkoperasian. Namun keaktifan tersebut juga dipengaruhi oleh kepercayaan, jenis usaha, kepemilikan, beban utang, demografi anggota, hingga kepuasan,” urainya.

Untuk menumbuhkan kepercayaan maka penting bagi petugas koperasi untuk bertindak nyata melalui pelayanan yang memuaskan dan saling percaya. Kepercayaan inilah yang digunakan untuk membangun komitmen dan partisipasi setiap anggotanya.

Lebih lanjut, perkembangan koperasi wanita secara nasional di masa mendatang akan menunjukkan peningkatan yang signifikan namun lemah secara kualitas. Untuk itu diperlukan komitmen yang kuat untuk membangun serta menumbuhkannya sehingga kedepan mampu menolong dirinya sesuai jari diri koperasi.

“Mereka yang melaksanakan nilai-nilai koperasi akan berkembang, bertahan dan memberikan manfaat bagi anggotanya. Prospek ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah koperasi, anggota, manager, modal, volume usaha dan besarnya Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dihimpun oleh koperasi wanita,” tandasnya. (lin/udi)

  • Editor : udi
  • Uploader : dinda

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI