WIWIK PENSIUN DINI, MUTASI KEMBALI MOLOR

  • 13-09-2018 / 19:29 WIB
  • Kategori:Batu
WIWIK PENSIUN DINI,  MUTASI KEMBALI MOLOR malangpostonline.com

BATU - Rotasi atau mutasi posisi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) Pemkot Batu dipastikan molor. Pasalnya dalam proses penilaian tim pansel terkait posisi yang sesuai dengn kompetensi pejabat eselon II harus tertunda akibat mundurnya atau pengajuan pensiun dini Kepala BKPSDM Kota Batu, Wiwik Sukesi, 6 September lalu.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan JPTP masih tertunda. Banyak faktor mempengaruhi, salah satunya pensiun dini Kepala BKPSDM yang tergabung dalam tim pansel. Ada juga penundaan rapat pleno mutasi jabatan oleh tim pansel yang seharusnya digelar, Rabu (12/9) kemarin.

“Ada kendala teknis dalam porses mutasi jabatan pejabat eselon II. Itu karena SK Pengunduran diri Bu Wiwik belum turun dari BKN. Padahal surat pengunduran diri telah dilakukan Jumat (7/9) lalu. Belum lagi Sabtu dan Minggu libur. Senin (10/9), seharusnya diproses ke Surabaya dan hari ini (kemarin) di Jakarta,” ujar Punjul kepada Malang Post Rabu (12/9) kemarin.

Dengan pengunduruan diri Wiwik, ia memperkirakan prosesnya akan selesai hingga minggu ini. Selanjutnya ada penunjukkan Plt. Kepala BKPSDM. Begitu juga dengan SK tentang digantinya Wiwik sebagai bagian dari Tim Pansel. “Setelah SK turun, baru kami akan rapatkan lagi,” imbuhnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut, pihaknya belum bisa menunjuk pengganti Kepala BKPSDM. Karena harus menunggu keputusan dari komisi aparatur sipil negara (KASN).

Tim Pansel mutasi JPTP terdiri dari Sekda, pejabat yang membidangi kepegawain yakni BKPSDM, kepala BKN sebagai ketua panitia dan dua akademisi dari UB.  Atau 60 dari pihak eksternal, 40 persen internal.

Dengan pengunduran diri Kepala BKPSDM, Wiwik Sukesi, ada enam Kepala OPD di Kota Batu yang kosong. Beberapa OPD tersebut adalah Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Diskoperindag, Badan Keuangan Daerah, BPMPKB dan BKPSDM.

Nantinya, dalam rotasi atau mutasi jabatan eselon II atau JPTP, dilakukan untuk 24 OPD. Pejabat eselon II akan menempati posisi baru sesuai dengan kemampuan dan kompetensi mereka. Dengan pengunduran Wiwik Sukesi saat ini ada 18 pejabat eselon II dari 24 OPD yang ada. (eri/feb)

Editor : feb
Uploader : abdi
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU