Jarang Dinafkahi

  • 18-10-2018 / 23:30 WIB
  • Kategori:Romel
Jarang Dinafkahi Ilustrasi

LAKI-laki dituntut bekerja untuk menjaga kehormatan dan jati dirinya. Apalagi, laki-laki berkeluarga, yang memiliki anak dan istri. Tapi, Ronald, 43, warga Kecamatan Blimbing, seorang sarjana pekerja swasta, tak kunjung mencari pekerjaan tetap bagi keluarganya.

Akibatnya, rumah tangga yang dibangun selama 10 tahun berantakan. Dia menikahi Amel, 38, sarjana sekaligus wirausaha, pada tahun 2006 lalu. Keduanya menikah di hadapan KUA Kecamatan Blimbing. Akhirnya, pernikahan ini berjalan dengan tiga anak sebagai karunia dari Yang Maha Kuasa.

Perjalanan pernikahan ini penuh liku. Tapi, selama kurang lebih 10 tahun, Amel dan Ronald masih kuat menanggung beban. Petaka rumah tangga tiba ketika Ronald tak lagi memiliki pekerjaan tetap. Ekonomi keluarga nyandet.

Amel bekerja sendirian sementara Ronald harus lontang lantung tak jelas mencari penghasilan. Pertengkaran gara-gara urusan ekonomi pun terjadi pada Juni 2015. Ronald menitipkan uang kepada Amel.

Namun, karena Amel tak pernah dinafkahi, akhirnya dia menggunakan uang itu untuk kebutuhan rumah tangga. Ketika Ronald tahu bahwa uang tersebut habis, Amel dimarahi. Ronald menyebut Amel menghambur-hamburkan uang.

Tapi, Amel balik berkata bahwa Ronald sudah lama menganggur, dan tak pernah lagi menafkahi keluarga. Pertengkaran dan letupan-letupan kecil terus terjadi selama kurang lebih satu tahun. Hingga akhirnya, tahun 2016, Amel minggat dari rumah tersebut.

Amel pulang ke rumah orangtuanya selama dua tahun, tapi tak pernah ada upaya komunikasi dari Ronald. Urusan komunikasi saja tak dilaksanakan oleh Ronald, apalagi nafkah lahir batin. Tak kuasa dengan pernikahan yang seperti ini, Amel mengajukan cerai ke PA Malang. (fin/mar)

Editor : mar
Uploader : abdi
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU